Tinjau Prabowo atas Proyek Hilirisasi Danantara Senilai US$6 Miliar

Jakarta (ANTARA) – Presiden Indonesia Prabowo Subianto bertemu Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani di kediamannya di Bogor, Jawa Barat, pada hari Minggu untuk membahas proyek hilirisasi senilai Rp100 triliun (US$6 miliar).

Dalam postingan Instagram yang dikutip di Jakarta, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa proyek-proyek tersebut dikelola oleh Danantara, manager investasi dan kekayaan negara Indonesia, dimana Roeslani menjabat sebagai direktur utama.

“Upacara groundbreaking untuk lima proyek hilirisasi Danantara dijadwalkan berlangsung awal bulan depan,” ujarnya, mencatat bahwa pemerintah memandang proyek-proyek ini sebagai cara untuk memperkuat ekosistem industri Indonesia.

Wijaya menambahkan bahwa pertemuan di Bogor tersebut juga meninjau kemajuan dalam program nasional waste-to-energy, yang bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan tempat pembuangan akhir sampah dan menghasilkan manfaat ekonomi yang lebih besar melalui pengolahan sampah ramah lingkungan.

“Tujuannya adalah mengurangi volume sampah di landfill terbuka sekaligus menciptakan nilai ekonomi,” jelasnya.

Berita terkait: Indonesia andalkan hilirisasi sumber daya untuk peningkatan ekonomi

Berita terkait: Lonjakan pekerjaan mungkin dari 18 proyek hilirisasi: Menteri

Berita terkait: Setujui 18 proyek hilirisasi senilai US$45 miliar

Penerjemah: Fathur R, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  PNM Mengadakan Program 'Madani Peduli Stunting' di Desa Towale, Donggala

Tinggalkan komentar