Teheran Incar Delapan Jembatan Teluk Pasca Serangan AS pada Jembatan Tertinggi Iran

loading…

Militer AS membombardir jembatan tertinggi di Iran, beberapa jam setelah Presiden AS Donald Trump mengancam kembalikan Iran ke Zaman Batu. Foto/Screenshot video Al Jazeera

TEHERAN – Iran telah merilis daftar delapan jembatan utama di wilayah Timur Tengah sebagai target balas dendam setelah Amerika Serikat (AS) membombardir jembatan tertinggi Iran di Kota Karaj, yaitu jembatan B1.

Daftar delapan jembatan di negara-negara Teluk yang menjadi target Iran telah diterbitkan oleh Fars News Agency, Jumat (3/4/2026). Menurut laporan media yang berafiliasi dengan pemerintah Iran tersebut, beberapa jembatan penting di negara-negara Teluk dan Yordania dapat menjadi target potensial Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Baca Juga: AS Bombardir Jembatan Tertinggi Iran usai Ancam Kembalikan Teheran ke Zaman Batu

Delapan jembatan yang masuk daftar target serangan balasan Iran adalah Jembatan Laut Sheikh Jaber Al-Ahmad Al-Sabah di Kuwait, Jembatan Sheikh Zayed, Jembatan Al Maqta, dan Jembatan Sheikh Khalifa di Uni Emirat Arab (UEA). Selanjutnya, Jembatan King Fahd yang menghubungkan Arab Saudi ke Bahrain, Jembatan King Hussein, Jembatan Damia, dan Jembatan Abdoun di Yordania.

Untuk diketahui, serangan AS dan Israel pada hari Kamis menghancurkan sebagian jembatan B1—jembatan tertinggi di Iran dan juga tertinggi di Timur Tengah.

Beberapa orang terluka dalam serangan yang terjadi setelah Presiden AS Donald Trump memperingatkan akan mengebom Iran “sampai mereka kembali ke Zaman Batu”. Jembatan B1 yang tingginya 136 meter itu masih dalam pembangunan dan seharusnya menghubungkan Teheran dengan kota Karaj di bagian barat.

MEMBACA  Pengakuan Pelatih Persib Setelah Bermain Imbang dengan Semen Padang

Tinggalkan komentar