Target Indonesia: 130 Juta Warga Jalani Pemeriksaan Kesehatan Gratis pada 2026

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Kesehatan Indonesia menargetkan untuk mendaftarkan 130 juta orang dalam program skrining kesehatan gratisnya pada tahun 2026, hampir dua kali lipat target tahun ini, dalam upaya mengendalikan peningkatan angka penyakit kronis dan katastropik.

Target ini naik dari 70 juta peserta pada 2025, yang menurut kementerian berhasil dicapai di bawah program unggulan yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto, kata Kepala Badan Kebijakan Kesehatan Asnawi Abdullah kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Kini berusia satu tahun, program ini telah menjangkau 70 juta warga Indonesia, termasuk 25 juta siswa dari SD hingga SMA, menjadikannya salah satu inisiatif kesehatan masyarakat terbesar di negara ini.

Asnawi mengatakan fokus tahun ini akan bergeser dari sekedar skrining ke perawatan lanjutan, khususnya dalam menangani temuan utama seperti masalah gigi dan hipertensi di kalangan pelajar.

“Untuk hipertensi, kami akan mengintensifkan pengendalian tekanan darah dan promosi perubahan gaya hidup agar masyarakat paham tindakan yang harus diambil,” ujarnya.

Di masyarakat umum, masalah yang paling sering terdeteksi adalah hipertensi, gula darah tinggi, dan obesitas, yang menurutnya merupakan pemicu utama meningkatnya beban penyakit katastropik di Indonesia.

Penyakit-penyakit ini termasuk jantung, kanker, stroke, gagal ginjal, sirosis hati, talasemia, hemofilia, dan leukemia, kondisi yang membutuhkan pengobatan jangka panjang mahal dan menyumbang porsi terbesar pengeluaran BPJS Kesehatan.

Asnawi menyatakan penyakit kardiovaskular masih menjadi beban keuangan terbesar BPJS Kesehatan, dan menambahkan bahwa deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan gratis diharapkan mendorong gaya hidup lebih sehat dan mengurangi biaya kesehatan jangka panjang.

“Kami mendorong semua masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi tiap tahun agar penyakit-penyakit ini bisa dicegah atau dikendalikan lebih awal,” katanya.

MEMBACA  Transfer Data Indonesia ke AS Harus Patuh UU PDP: Anggota DPR

Berita terkait: Pemerintah tambah skrining kudis, kusta, frambusia ke program pemeriksaan kesehatan

Berita terkait: Indonesia targetkan 130 juta orang ikut Pemeriksaan Kesehatan Gratis 2026

Penerjemah: Mario Sofia Nasution, Martha Herlinawati Simanjunt
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar