Madrid, VIVA – Real Madrid membuka kalender pertandingan tahun 2026 dengan pernyataan yang sangat kuat. Bermain di Santiago Bernabéu pada Minggu malam waktu Indonesia, Los Blancos tampil sangat dominan dan menghancurkan Real Betis dalam pertandingan penuh intensitas yang langsung menyita perhatian publik sepak bola Spanyol.
Sorotan utama ada pada Gonzalo, pemain muda dari akademi yang bermain luar biasa dengan mencetak hat-trick. Ini membuktikan bahwa Madrid tidak kehilangan kekuatan serang di tahun baru.
Sejak menit awal, Madrid langsung menunjukkan ambisi besar. Federico Valverde hampir mencetak gol di menit ketiga, tapi tendangan kerasnya masih melebar. Tekanan terus-menerus akhirnya berhasil di menit ke-20, ketika Gonzalo memecah kebuntuan dengan sundulan tajam memanfaatkan bola mati dari Rodrygo. Gol ini menjadi awal pesta yang tak terbendung.
Setelah unggul, tempo permainan sempat melambat. Betis mencoba keluar dari tekanan dan bisa menjaga penguasaan bola hingga turun minum, meski kesulitan menciptakan peluang berbahaya ke gawang Thibaut Courtois.
### Babak Kedua Milik Gonzalo dan Akademi Madrid
Drama sebenarnya terjadi setelah jeda. Gonzalo kembali menjadi mimpi buruk untuk pertahanan Betis. Di menit ke-50, ia menunjukkan kualitas teknik tinggi dengan kontrol dada sempurna di tepi kotak penalti, sebelum melepaskan tendangan voli yang tak bisa dihentikan kiper Álvaro Vallés. Gol itu menegaskan dirinya sebagai bintang baru di Bernabéu.
Hanya lima menit berselang, Madrid semakin menjauh. Raúl Asencio, yang juga produk akademi, mencetak gol melalui sundulan keras dari tendangan pojok yang terorganisir rapi, sebuah ciri khas permainan di bawah arahan Xabi Alonso.
### Laga Memanas, Betis Sempat Melawan
Walau tertinggal jauh, Betis tidak menyerah. Giovani Lo Celso hampir memperkecil jarak setelah tendangan bebannya membentur tiang. Momen itu diikuti gol balasan dari Cucho Hernández di menit ke-66 yang sempat membangkitkan harapan tim tamu.
Pertandingan menjadi lebih terbuka. Betis kembali mengancam lewat Rodrigo Riquelme, sementara Madrid hampir menambah gol melalui Rodrygo yang gagal dalam situasi satu lawan satu.
Namun, malam itu memang milik Gonzalo. Pada menit ke-82, ia menyelesaikan hat-tricknya dengan penyelesaian artistik memakai backheel yang cantik, memanfaatkan umpan Fran García. Aksi itu langsung disambut standing ovation dari penonton Bernabéu sebelum ia digantikan keluar lapangan.