Korea, VIVA – Kontroversi yang melibatkan member 2NE1 kembali memanas. Kali ini, tanggapan Sandara Park terhadap tuduan Park Bom malah memicu kritik dari publik dan penggemar.
Sebelumnya, Park Bom mengatakan bahwa dia pernah dijadikan kambing hitam untuk menutupi dugaan kasus narkoba Sandara Park. Namun, tuduhan itu langsung dibantah tegas oleh Sandara. Scroll ke bawah untuk baca artikel lengkapnya.
Lewat pernyataan resmi dan postingan di Instagram, Sandara menyebut klaim itu tidak berdasar. Dia menegaskan dirinya tidak pernah memakai narkoba dan berharap Park Bom dalam keadaan baik.
Tapi, bukannya meredakan, tanggapan itu justru bikin heboh di media sosial. Banyak penggemar nyatakan dukungan untuk Park Bom. Mereka rasa pernyataan Sandara seperti meremehkan tuduhan dari Park Bom.
Banyak netizen juga soroti bahwa Park Bom sering dikaitkan dengan isu kesehatan mental. Mereka kritik narasi yang menggambarkan Bom sebagai tidak stabil, jadi ucapannya dianggap kurang kredibel.
Banyak komentar viral di platform X (dulu Twitter) bilang bahwa publik terlalu cepat mengabaikan klaim Park Bom cuma karena riwayat kesehatannya.
Perdebatan jadi makin luas dan angkat lagi isu-isu lama yang pernah melibatkan kedua artis ini.
Di tengah perdebatan, netizen juga ungkit lagi video lama saat Sandara Park cerita tentang hubungan masa lalunya. Dalam video itu, dia cerita pernah pacaran waktu usia 19 tahun dengan seseorang yang ternyata masih 14 tahun setelah dibohongi soal umur.
Video lama itu jadi viral lagi dan picu tuduhan serius dari sebagian netizen. Meski isu ini bukan hal baru, kemunculannya kembali bikin suasana makin keruh di tengah konflik terbaru ini.
Karena kedua pihak punya pendukung setia, perpecahan di antara fans 2NE1 terlihat makin dalam. Ada yang bela Sandara dan anggap tuduhan Park Bom tidak punya bukti kuat. Tapi, banyak juga yang minta agar klaim Park Bom ditanggapi lebih serius.
Sampai sekarang, belum ada pernyataan lanjutan dari kedua belah pihak. Situasi ini jadi salah satu kontroversi terbesar yang lagi seret nama 2NE1 ke dalam perdebatan publik.