Tanda-Tanda Minor Kiamat dalam Islam: Sudahkah Semakin Dekat?

Rabu, 4 Maret 2026 – 20:10 WIB

VIVA – Hari kiamat adalah salah satu hal ghaib yang harus diyakini setiap Muslim. Percaya akan datangnya hari akhir termasuk rukun iman, karena itu, pembahasan tentang kiamat dan tanda-tandanya selalu menarik untuk dipelajari, dari zaman Rasulullah sampai sekarang.

Dalam ajaran Islam, tanda-tanda kiamat dibagi dua kategori, yaitu tanda-tanda kecil (al-alâmatus sughra) dan tanda-tanda besar (al-alâmatul kubra). Tanda-tanda kecil adalah berbagai peristiwa yang terjadi lama sebelum kiamat, sebagai pertanda bahwa dunia sedang menuju akhirnya.

Fokus kali ini adalah tanda-tanda kecil tersebut seperti dijelaskan dalam hadits-hadits Nabi. Berikut informasinya, dirangkum dari NU Online, Rabu, 4 Maret 2026.

Enam Tanda Kecil Menjelang Kiamat

Dalam sebuah hadits, Rasulullah menyebut enam peristiwa yang akan terjadi sebelum kiamat. Hadits tersebut berbunyi:

‎اعْدُدْ سِتًّا بَيْنَ يَدَيِ السَّاعَةِ: مَوْتِي ثُمَّ فَتْحُ بَيْتِ الْمَقْدِسِ ثُمَّ مُوتَانٌ يَأْخُذُ فِيكُمْ كَقُعَاصِ الْغَنَمِ ثُمَّ اسْتِفَاضَةُ الْمَالِ حَتَّى يُعْطَى الرَّجُلُ مِائَةَ دِينَارٍ فَيَظَلُّ سَاخِطًا ثُمَّ فِتْنَةٌ لا يَبْقَى بَيْتٌ مِنَ الْعَرَبِ إِلا دَخَلَتْهُ ثُمَّ هُدْنَةٌ تَكُونُ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَ بَنِي الأَصْفَرِ فَيَغْدِرُونَ فَيَأْتُونَكُمْ تَحْتَ ثَمَانِينَ غَايَةً تَحْتَ كُلِّ غَايَةٍ اثْنَا عَشَرَ أَلْفًا

Artinya, “Hitunglah enam hal (yang akan terjadi) menjelang hari kiamat, yaitu: kematianku, dibebaskannya Baitul Maqdis, kematian yang menyerang kalian seperti penyakit pada kambing, melimpahnya harta hingga seseorang diberi seratus dinar tapi masih marah (merasa kurang), timbulnya fitnah sehingga tidak ada rumah orang Arab yang tidak dimasukinya, dan perjanjian antara kalian dengan bangsa Bani al-Ashfar lalu mereka mengkhianatinya, kemudian mereka menyerang kalian di bawah delapan puluh bendera yang setiap bendera ada dua belas ribu pasukan.” (HR Al-Baihaqi).

Para ulama menjelaskan bahwa salah satu poin hadits itu, yaitu “kematian yang menyerang seperti penyakit kambing”, dimaknai sebagai wabah yang membunuh banyak orang dalam waktu singkat. Selain itu, melimpahnya harta tetapi tidak membuat puas menunjukan krisis moral dan hilangnya berkah.

MEMBACA  Menteri Perkenalkan Potensi Durian Indonesia kepada Investor China

Ilmu Dicabut dan Fitnah Merajalela

Dalam riwayat lain, Rasulullah juga menggambarjan tanda-tanda kecil kiamat sebagai berikut:

‎لَا تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى يُقْبَضَ الْعِلْمُ وَتَكْثُرَ الزَّلَازِلُ وَيَتَقَارَبَ الزَّمَانُ وَتَظْهَرَ الْفِتَنُ وَيَكْثُرَ الْهَرْجُ وَهُوَ الْقَتْلُ الْقَتْلُ حَتَّى يَكْثُرَ فِيكُمْ الْمَالُ فَيَفِيضَ

Artinya, “Kiamat tidak akan terjadi hingga ilmu dicabut, banyak gempa bumi, waktu terasa cepat, muncul berbagai fitnah, kekacauan yaitu pembunuhan, dan kalian bergelimang harta yang berlimpah.” (HR Al-Bukhari).

Hadits ini menunjukan bahwa di antara tanda kecil kiamat adalah dicabutnya ilmu. Para ulama menjelaskan maksudnya bukan hilangnya buku, tetapi wafatnya para ulama sehingga manusia kehilangan pemandu yang benar. Bersamaan itu, fitnah dan kekerasan semakin meningkat.

Tinggalkan komentar