loading…
Pembentukan Subholding Downstream PT Pertamina (Persero) diharapkan bisa tingkatkan optimalisasi operasi hilir migas. Foto/Dok
JAKARTA – Pembentukan Subholding Downstream PT Pertamina (Persero) diharapkan dapat meningkatkan optimalisasi operasional hilir migas. Akhirnya, ini bisa mendukung Pertamina dalam menjamin pasokan BBM, yang kemudian juga berperan memperkuat ketahanan energi nasional.
Subholding ini merupakan hasil penggabungan tiga entitas di sektor hilir, yaitu PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan segmen bisnis PT Pertamina International Shipping (PIS).
Direktur Eksekutif ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro menjelaskan, pembentukan Subholding Downstream seharusnya bisa membuat operasional hilir jadi lebih optimal. Karena kata dia, dengan menggabungkan PPN, PIS, dan KPI dalam ‘satu atap’, akan membuat proses operasional lebih sederhana.
Baca Juga: Pertamina Gas Dukung Pengembangan Ekosistem Hilir Migas
“Diharapkan memang optimalisasi operasional, karena integrasi akan membuat saling mendukung. Jadi, kalau satu rumah kan ibaratnya ketika ada pekerjaan, bisa dikerjakan bersama. Jadi lebih sederhana prosesnya,” kata Komaidi.
Seperti diketahui, Pertamina Patra Niaga (PPN) saat ini menjadi entitas penerima penggabungan. Penggabungan ini dilakukan melalui proses evaluasi mendalam, termasuk tahapan benchmarking terhadap perusahaan minyak sejenis lainnya.