Strategi ESDM Tingkatkan Produksi Minyak Nasional Antisipasi Dampak Krisis Venezuela

Selasa, 6 Januari 2026 – 13:30 WIB

Jakarta, VIVA – Juru bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menyatakan bahwa untuk mengantisipasi gejolak geopolitik termasuk yang terjadi di Venezuela, pemerintah akan berupaya meningkatkan produksi minyak nasional.

Baca Juga:
Trump Bilang Venezuela Tak Akan Adakan Pemilu dalam 30 Hari ke Depan: Kita Harus Perbaiki Negara Itu Terlebih Dahulu

“Sebagai antisipasi, kami terus meningkatkan cadangan strategis minyak nasional dan mengoptimalkan produksi,” kata Anggia, dikutip dari Antara, Selasa, 6 Januari 2026.

Dia menjelaskan, langkah-langkah peningkatan produksi minyak nasional itu termasuk optimalisasi penggunaan teknologi dan teknik produksi. Contohnya seperti fracking, Enhanced Oil Recovery (EOR), dan horizontal drilling untuk meningkatkan produksi minyak.

Baca Juga:
Swiss Bekukan Semua Aset Milik Nicolas Maduro di Negaranya

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia
Foto: ANTARA/Putu Indah Savitri

Selain itu, pemerintah juga menawarkan reformasi fiskal, mempercepat perijinan, serta meningkatkan investasi eksplorasi di wilayah frontier untuk menarik minat investor hulu migas.

Baca Juga:
Delcy Rodriguez Resmi Jabat Presiden Sementara Venezuela

Peningkatan produksi juga diupayakan pemerintah melalui reaktivasi 4.500 sumur idle, sambil terus memantau perkembangan kondisi geopolitik di Venezuela. “Kondisi ini (situasi Venezuela) terus kami pantau,” ujar Anggia.

Diberitakan sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan pemerintah belum melihat dampak langsung dari situasi di Venezuela terhadap pasokan maupun harga BBM saat ini. “Sumber crude kita bukan dari sana. Jadi dari wilayah lain. Jadi masih stabil,” kata Laode.

Laode menambahkan, pemerintah tetap melakukan langkah antisipasi dan pemantauan perkembangan situasi, termasuk potensi dampaknya terhadap harga minyak dunia. “Antisipasi itu selalu ada,” ujarnya.

Safe Haven Diburu! Harga Emas Melonjak Usai AS Tangkap Presiden Venezuela
Harga emas melonjak ke level tertinggi mingguan usai konflik AS dan Venezuela. Permintaan aset safe haven meningkat, bank global proyeksikan reli berlanjut.
VIVA.co.id | 6 Januari 2026

MEMBACA  Hyundai Tingkatkan Investasi di AS Jadi Rp 415 Triliun hingga 2028