Kamis, 5 Maret 2026 – 10:34 WIB
China, VIVA – Pabrikan otomotif asal China, GAC, resmi meluncurkan sedan terbaru mereka, GAC Hyptec A800. Model ini menarik perhatian karena dikembangkan lewat kerjasama yang mendalam dengan perusahaan teknologi Huawei, khususnya untuk sistem bantuan pengemudi dan kokpit digital.
Hyptec A800 diposisikan sebagai sedan ukuran sedang-besar dengan teknologi elektrifikasi tipe EREV (Extended-Range Electric Vehicle). Di pasar domestik, mobil ini dijual dalam empat varian dengan harga antara 189.800 yuan sampai 299.800 yuan, atau setara sekitar Rp 400 jutaan hingga Rp 630 jutaan.
Secara desain, A800 mengusung filosofi “Mountain and Sea Architecture”. Tampilannya menggabungkan proporsi sedan tiga boks klasik dengan sentuhan fastback yang modern. Dimensinya besar, dengan panjang 5.130 mm, lebar 1.966 mm, tinggi 1.500 mm, dan jarak sumbu roda 3.020 mm. Rasio lebar dan tinggi 1,31 diklaim memberi kesan lebih rendah dan sporty.
Bagian eksterior terlihat bersih dengan pintu frameless yang memperkuat kesan premium. Garis bodinya tegas tapi tetap aerodinamis, sesuai untuk sedan elektrifikasi masa kini.
Di dalam kabin, nuansa digital sangat dominan. Ada panel instrumen full LCD 12,3 inci, layar tengah 15,6 inci, dan W-HUD (Windshield Head-Up Display) 27 inci yang memproyeksikan informasi ke kaca depan. Sistem hiburan pakai 23 speaker ADiGO Sound dan fitur active noise cancellation untuk meredam suara luar.
Untuk tempat duduk, tersedia versi empat penumpang dengan tata letak “2+1” yang bisa diubah jadi lima penumpang. Fitur ini menambah fleksibilitas, terutama bagi yang ingin kenyamanan ekstra di baris kedua.
Dari sisi performa, Hyptec A800 mengandalkan sistem range extender yang menggabungkan mesin 1.5L dan motor listrik. Mesin bensinnya menghasilkan 160 hp dan berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai.
Motor listriknya ada dua opsi. Varian standar memakai satu motor di belakang dengan tenaga 272 hp. Sementara varian tertinggi memakai tiga motor dengan total tenaga mencapai 598 hp. Akselerasi 0–100 km/jam diklaim bisa kurang dari 4 detik untuk model teratas.
Baterainya berkapasitas 35,03 kWh dan bisa menempuh jarak listrik murni hingga 178 km berdasarkan standar WLTC, tergantung variannya.
Halaman Selanjutnya
Dari sisi teknologi, A800 dibekali sistem bantuan berkendara Huawei Qiankun ADS V4.1. Varian tertinggi bahkan menggunakan LiDAR 896-line, yang disebut sebagai salah satu sensor produksi massal dengan spesifikasi tertinggi saat ini. Selain itu, tersedia suspensi udara dual-chamber dan suspensi elektromagnetik SDC untuk meningkatkan kenyamanan dan stabilitas.