Spanyol Bersiap Memberangkatkan Pasukan ke Ukraina dan Palestina

loading…

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez di Madrid, Spanyol, pada 8 Januari 2026. Foto/Burak Akbulut/Anadolu Agency

MADRID – Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyatakan negaranya siap mengirim pasukan penjaga perdamaian tidak hanya ke Ukraina, tapi juga ke Palestina “ketika kesempatannya datang”.

Dalam pidato pembukaan Konferensi Duta Besar ke-10 di Madrid, Sanchez mengatakan Spanyol untuk pertama kali ikut serta dalam perancangan dan penerapan arsitektur keamanan global baru, menurut laporan El Pais.

Dia menegaskan akan meminta persetujuan parlemen untuk kemungkinan pengiriman pasukan ke Ukraina jika proses perdamaian tercapai.

“Spanyol bermaksud mengambil jalan yang sama ketika kita akhirnya bisa maju dengan misi perdamaian ini dan, dalam jangka menengah, semoga lebih cepat, dengan pengakuan dua negara, yaitu Israel dan Palestina,” tambahnya.

Mengenai Timur Tengah, Sanchez mengaitkan setiap rencana pengiriman pasukan Spanyol di masa depan dengan kemajuan menuju perdamaian serta pengakuan dua negara, Israel dan Palestina.

MEMBACA  Sabda Ahessa Dituntut untuk Membayar Ganti Rugi Rp100 Juta oleh Wulan Guritno, Ditambah dengan Gugatan Rp396 Juta. Translation: Sabda Ahessa is demanded to pay a compensation of Rp100 million by Wulan Guritno, in addition to being sued for Rp396 million.