Skandal Viral Suami Clara Shinta, Ini Penjelasan Buya Yahya tentang Perselingkuhan dalam Islam

Rabu, 1 April 2026 – 04:15 WIB

Jakarta, VIVA – Media sosial lagi rame banget karena kabar tentang dugaan perselingkuhan yang melibatkan suami selebgram Clara Shinta. Isu ini muncul setelah Clara Shinta secara terbuka bagiin sejumlah bukti yang diduga menunjukkan hubungan terlarang antara suaminya, Muhammad Alexander Assad, sama wanita lain.

Unggahan itu cepat banget nyebar dan bikin banyak reaksi dari netizen. Banyak yang nyalahin tindakan itu, tapi ada juga yang nanggapin cara Clara yang dianggap terlalu terbuka dalam bagikan masalah pribadi ke publik. Scroll lagi aja yuk buat baca selanjutnya!

Kasus ini makin jadi perhatian setelah ada info kalo dugaan perselingkuhan itu ternyata melibatkan video call yang bersifat intim atau yang biasa disebut video call sex (VCS). Hal ini bikin publik makin prihatin sama fenomena perselingkuhan yang makin marak di zaman digital.

Di tengah rame-rame pembicaraan, pandangan agama tentang perselingkuhan juga jadi perhatian. Dalam Islam, tindakan itu termasuk perbuatan yang nggak baik dan dilarang keras. Seorang pendakwah Indonesia, Buya Yahya, juga kasih nasihat tentang fenomena ini dalam ceramahnya.

Dalam penjelasannya, Buya Yahya ngomongin kasus seorang pria yang terlibat hubungan sama wanita lain dan berniat nikahin dia. Beliau tekankan kalo langkah pertama yang harus dilakukan adalah berhenti komunikasi sama pihak ketiga itu.

“Anda jangan dekat-dekat. Jangan Anda komunikasi, buang nomor teleponnya. Kalau Anda ingin menolongnya,” kata Buya Yahya, dikutip dari YouTube Al Bahjah Tv, Rabu 1 April 2026.

Menurut beliau, menjaga jarak secara total itu penting untuk hindari godaan yang bisa bikin keadaan makin parah. Beliau juga ingetin kalo hubungan terlarang berpotensi buka pintu bagi godaan setan.

MEMBACA  Prabowo Alokasi Anggaran untuk Pemulihan Perumahan di Seluruh Sumatra yang Terdampak Banjir

Lebih lanjut, Buya Yahya bilang kalo solusinya dengan ceraiin pasangan yang sah demi nikah sama selingkuhan itu adalah keputusan yang salah.

"Bukan menolongnya dengan langsung menyuruh cerai lalu Anda nikahi," jelasnya.

Beliau tegaskan kalo tindakan itu bukan bentuk pertolongan, tapi malah bikin kesalahan yang udah terjadi jadi lebih panjang.

"Cuma, yang Anda lakukan adalah salah dan harus Anda taubat, karena Anda mengganggu istri orang,” terang Buya Yahya.

Halaman Selanjutnya

Dalam pandangannya, baik pihak yang berselingkuh maupun pasangan selingkuhannya punya kewajiban untuk segera bertaubat dan nggak ngulangi perbuatan itu lagi.

Tinggalkan komentar