Situasi Konsumen Unik di Kota Pegunungan Chongqing, Tawarkan Pengalaman Baru bagi Wisatawan Internasional

Kawasan Baru Liangjiang Chongqing

Chongqing, Tiongkok (ANTARA/Xinhua-AsiaNet) – Masuk ke restoran hotpot "Kota Bawah Tanah" di Kawasan Baru Liangjiang Chongqing, rasanya seperti masuk terowongan waktu kembali ke Chongqing tempo dulu. Direnovasi dari bekas tempat perlindungan serangan udara, restoran hotpot ini memiliki 218 meja yang tersusun di seluruh ruangan dan bisa menampung lebih dari 1.300 pengunjung secara bersamaan. Di dalamnya, dinding batu asli gua dipertahankan, sementara ribuan lampion langit berkelap-kelip di langit-langit, menciptakan suasana yang unik dan romantis.

"Makan hotpot di tempat perlindungan udara ini pengalaman yang sangat baru. Saya pasti akan rekomendasikan tempat ini ke teman-teman," kata Jonathan, turis dari Jerman, yang menemukan restoran ini di media sosial dan langsung menuju kesana begitu mendarat di Chongqing.

Dengan tren "ChinaTravel" yang makin populer di seluruh dunia, semakin banyak wisatawan mancanegara yang tidak hanya mencari tur kilat melihat-lihat, tetapi juga ingin merasakan langsung pesona keseharian khas kota-kota di Tiongkok.

Sebelumnya, video dari seorang blogger luar negeri yang menampilkan pengalaman menikmati hotpot Chongqing di tempat perlindungan udara mendapat lebih dari tiga juta tayangan di YouTube. Video itu telah menarik banyak sekali pengunjung internasional yang penasaran ingin mencobanya sendiri – bukti jelas dari kepopulerannya.

Pada tahun 2025, pintu masuk Chongqing mencatat lebih dari 760.000 perjalanan keluar-masuk oleh pelancong asing, mencatatkan rekor tertinggi baru. Dikenal sebagai "kota ajaib 8-dimensi," Chongqing kian menjadi tujuan utama wisatawan dari seluruh dunia yang ingin merasakan kehidupan perkotaan dari dekat, berkat lebih dari 100 skenario konsumsi unik yang dibangun di sekitar sungai, tebing, jalanan, gua, dan pencakar langitnya, termasuk tempat perlindungan udara dan jalur jalan di tebing.

MEMBACA  Peningkatan SDM: Fondasi Wajib untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Saat ini, Chongqing memanfaatkan sepenuhnya pemandangan malam kota pegunungan, tempat perlindungan udara, tepian sungai, gang-gang kecil, dan ruang atap bangunan untuk mengembangkan sekumpulan baru destinasi konsumsi dengan ciri khas budaya Chongqing.

Dengan memanfaatkan sumber daya sejarah dan budayanya lebih baik, melestarikan kekhasan lokal dan warisan budaya, serta mendorong integrasi yang lebih besar di berbagai format bisnis, Kawasan Baru Liangjiang bertujuan untuk lebih tanggap terhadap beragam permintaan konsumen, semakin membuka potensi konsumsi yang berbeda, dan menciptakan kartu nama baru yang lebih khas dan menarik untuk lanskap konsumsi kota ini.

Sumber: Chongqing Liangjiang New Area

Reporter: PR Wire
Editor: PR Wire
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar