Sinergi Strategis: Synvo AI dan Sobat Bisnis Group (SBG)

Singapura dan Jakarta, Indonesia (ANTARA/PRNewswire) – Synvo AI, perusahaan deep-tech hasil spin-off dari MMLab Nanyang Technological University (MMLab@NTU) Singapura, dan Sobat Bisnis Group (SBG), sebuah perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia yang memiliki hubungan erat dengan Mayapada Group yang bernilai miliaran dolar, mengumumkan kerja sama strategis untuk mempercepat adopsi komersial Kecerdasan Buatan generasi berikutnya di Indonesia dan Asia Tenggara. Inti dari aliansi ini adalah untuk mengatasi kesenjangan pasar yang kritis untuk AI tingkat perusahaan yang menjamin data sovereignty, retensi konteks jangka panjang, dan penerapan yang andal di berbagai lingkungan bisnis yang kompleks.

Sebuah Nota Kesepahaman (MoU) yang memperkuat komitmen bersama untuk hasil transformasi AI dan digital jangka panjang telah ditandatangani oleh Saim Yeong Harng, CEO dan Co-Founder Synvo AI, dan Matthew Setiawan, Chief AI Officer dan Co-Founder SBG, yang juga merupakan pemimpin generasi ketiga di dalam Mayapada Group.

Synvo AI menyediakan fondasi teknologi, yang berasal dari penelitian MMLab@NTU yang diakui global dengan Contextual Memory Engine proprietary dan kecerdasan yang menjaga privasi. Teknologi ini dirancang khusus untuk pemrosesan berkecepatan tinggi, retensi data masif, dan operasi yang sangat aman di berbagai lingkungan cloud, private cloud, dan on-premise yang sepenuhnya offline – sebuah persyaratan kunci bagi organisasi yang mengelola data proprietary yang sensitif.

SBG, memanfaatkan kepercayaan pelanggan yang ada dan akses strategis dari hubungan jangka panjangnya dengan Mayapada Group, menyediakan jalur pasar yang kritis dan keahlian integrasi teknologi end-to-end untuk perusahaan. SBG akan segera mulai mengintegrasikan kemampuan Synvo AI ke dalam solusinya untuk use case berdampak tinggi seperti kecerdasan dokumen tingkat lanjut, optimasi alur kerja lintas sistem, dan sistem AI hibrid yang mempertahankan konteks visual-language-model (VLM) sambil memberikan akurasi tingkat tugas yang tinggi.

MEMBACA  Netflix dan Meta: Katalis Teknologi Berikutnya – Poin-Poin Utama dari Opening Bid

Kemitraan ini memposisikan Synvo AI untuk ekspansi regional yang cepat, sekaligus memberikan SBG keunggulan teknologi yang jelas, yang diperkuat oleh kemampuan konsultasi dan kredibilitas pasar SBG yang kuat. Kolaborasi ini menunjukkan momentum komersial yang kuat, inovasi berbasis penelitian, dan strategi go-to-market yang jelas untuk menerapkan AI yang terukur, aman, dan sadar konteks, dimulai dari Indonesia.

Saim Yeong Harng, CEO Synvo AI, mengatakan:
"Kemitraan dengan SBG memungkinkan kami membawa penelitian deep-tech ke dalam penerapan skala besar di perusahaan. Bersama-sama, kami bertujuan membuat adopsi AI lebih cepat, aman, dan terjangkau bagi organisasi di seluruh wilayah."

Matthew Setiawan, Chief AI Officer (CAIO) SBG, menambahkan:
"Teknologi Synvo AI memberikan kami fondasi AI yang kuat untuk membangun solusi yang mutakhir dan siap produksi. Kemitraan ini memperkuat kemampuan kami membantu perusahaan mewujudkan nilai yang terukur dari AI."

TENTANG SYNVO AI

Synvo AI adalah perusahaan deep-tech hasil spin-off dari Nanyang Technological University (NTU) Singapura, yang mengkhususkan diri pada AI multimodal, sistem memori kontekstual, dan kecerdasan on-device yang menjaga privasi. Misi mereka adalah memungkinkan perusahaan menerapkan solusi AI yang aman dan berkinerja tinggi di lingkungan yang mengutamakan privasi dan sensitif terhadap data.

TENTANG MMLab@NTU

MMLab@NTU adalah laboratorium penelitian terkemuka dunia di Nanyang Technological University (NTU), yang mendorong penelitian terdepan di bidang multimedia, computer vision, dan deep learning, dengan kontribusi meliputi metode AI dasar, AI embodied, dan aplikasi kecerdasan visual dunia nyata.

TENTANG SBG

SBG adalah perusahaan teknologi enterprise yang berbasis di Indonesia, didirikan pada tahun 2019, yang menyediakan transformasi digital end-to-end, rekayasa perangkat lunak, dan solusi AI untuk perusahaan besar di bidang keuangan, kesehatan, ritel, dan media.

MEMBACA  Cristiano Ronaldo Tetap Mencetak Rekor Meski Masih Majal, Apa Itu?

KONTAK: [email protected]

Sumber: Synvo AI

**Reporter:** PR Wire
**Editor:** PR Wire
**Hak Cipta © ANTARA 2026**

Tinggalkan komentar