Siang Minggu, Banjir Masih Genangi 39 RT dan 28 Ruas Jalan di Jakarta

Minggu, 18 Januari 2026 – 12:49 WIB

JakartaBanjir masih merendam sedikitnya 39 rukun tetangga (RT) dan 28 ruas jalan di Ibu Kota akibat curah hujan yang tinggi pada Minggu siang. Informasi ini berdasarkan keterangan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebutkan hingga pukul 11.00 WIB terdapat 19 RT di Jakarta Barat terendam (tinggi air 15-60 cm), 13 RT di Jakarta Pusat (30-110 cm), tiga RT di Jakarta Timur (30-110 cm), dan empat RT di Jakarta Utara (25-30 cm).

Untuk ruas jalan, tercatat lima jalan terendam di Jakarta Pusat (10-30 cm), 18 jalan di Jakarta Utara (15-100 cm), dan lima jalan di Jakarta Barat (10-50 cm).

Yohan menyebut ketinggian air tertinggi ada di Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat, dengan 8 RT terdampak (30-60 cm). Di Kelurahan Tegal Alur, empat RT terendam (30-40 cm).

Sementara di Jakarta Timur, dua RT di Kelurahan Rawa Terate terdampak (40-110 cm). Di Jakarta Utara, dua RT di Pademangan Barat dan satu RT di Kapuk Muara terendam masing-masing setinggi 30 cm.

Untuk ruas jalan, banjir tertinggi terjadi di delapan lokasi di Jakarta Utara (40-100 cm), seperti Jalan Karang Bolong Raya dan Jalan Pluit Raya. Di Jakarta Pusat, banjir setinggi 30 cm melanda Jalan Letjen Suprapto, sedangkan di Jakarta Barat, Jalan Benda Raya terendam 50 cm.

Pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi banjir lanjutan. "Jika situasi darurat, warga bisa menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 yang beroperasi 24 jam secara gratis," kata Yohan.

MEMBACA  Intervensi Pemerintah Seharusnya Bukan Memotong Margin Aplikator Ojol

Dampak banjir juga mengakibatkan pengungsian. Di Tegal Alur, Jakarta Barat, terdapat 12 KK (29 jiwa) mengungsi di RPTRA Alur Anggrek. Di Rawa Terate, Jakarta Timur, 8 KK (14 jiwa) mengungsi di Lapangan United Trakto.

Yohan menambahkan, pihaknya telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan dinas terkait untuk melakukan penyedotan air.

Tinggalkan komentar