Setelah Pelantikan, Langkah Nyata Zohran Mamdani untuk Perumahan: “Kita Tidak Akan Menunggu”

Usai Pesta Pelantikan, Zohran Mamdani Langsung Mulai Kebijakan Perumahan: "Kita Tak Akan Menunggu"

Senator Bernie Sanders menjabat tangan Wali Kota New York City Zohran Mamdani usai pelantikan. Foto/facebook

NEW YORK CITY – Kerumunan besar, pesta sepanjang tujuh blok, dan seruan "pajaki orang kaya" di kota terkaya di dunia, menandai pelantikan publik Zohran Mamdani sebagai wali kota New York City pada hari Kamis (1/1/2025). Pesta ini digelar saat metropolis menyambut tahun baru dengan kepemimpinan baru.

Pelantikan politik biasanya lebih tenang. Tetapi, seperti yang telah ia lakukan dalam kampanyenya, Mamdani membalikkan keadaan dengan acara pengambilan sumpah jabatannya yang unik.

Pada babak pertama, tepat setelah tengah malam saat bola jatuh di Times Square menyambut tahun 2026, Mamdani mengucap sumpah jabatan dalam upacara kecil di tangga stasiun kereta bawah tanah Balai Kota yang ikonik.

Jaksa Agung Negara Bagian New York, Letitia James, membacakan sumpah saat Mamdani berdiri di samping istrinya, Rama Duwaji. Ia menggunakan Al-Quran bersejarah yang dipinjam dari Perpustakaan Umum New York dan satu lagi milik kakeknya untuk pengambilan sumpah.

Perayaan publik tiba kemudian, pada Hari Tahun Baru, ketika Mamdani mengulang sumpahnya di tangga Balai Kota di hadapan kerumunan yang membanjiri plaza dan jalan-jalan sekitarnya.

Meski cuaca sangat dingin, puluhan ribu pendukung memadati Lower Manhattan untuk menyaksikan wali kota baru – bersama pengawas keuangan kota, Mark Levine, dan Advokat Publik Jumaane Williams – secara resmi menjabat.

Tokoh-tokoh politik nasional terkemuka, termasuk anggota DPR AS Alexandria Ocasio-Cortez dan Senator Bernie Sanders dari Vermont, mendampingi kepemimpinan baru kota tersebut. Mereka menyampaikan pidato yang menguraikan ambisi pemerintahan gerakan progresif di New York.

MEMBACA  Indonesia akan memantau kesehatan mental calon spesialis medis.

"Pelajaran terpenting hari ini adalah bahwa ketika kaum pekerja bersatu, tidak ada yang tidak dapat kita capai," tegas Sanders sebelum melantik Mamdani.

Sementara tamu undangan dan pers berkumpul di dalam, kota mengadakan pesta blok publik sepanjang tujuh blok – sebuah sentuhan baru pada format pelantikan tradisional yang biasanya menggunakan tiket.

Selain acara tertutup, siapa pun yang bersedia mendaftar dan menahan udara dingin serta angin kencang bisa mencoba peruntungan untuk masuk. Dan banyak yang melakukannya. Warga New York berdesakan melewati pos keamanan, berharap dapat menyaksikan pelantikan seorang sosialis demokrat berusia 34 tahun yang kini memimpin kota terbesar di AS, yang disiarkan di monitor besar di sekitar Balai Kota.

Tinggalkan komentar