Minggu, 8 Februari 2026 – 09:17 WIB
Jakarta, VIVA – Kepedulian publik terhadap isu kemanusiaan ditunjukkan lagi lewat acara Care for Sumut: Charity Run yang diadakan di Plaza Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Acara lari amal ini diikuti sekitar 1.000 peserta yang berlari sambil berdonasi untuk bantu pemulihan pascabencana di Sumatera Utara.
Baca Juga :
Wakasatgas PRR Letjen Richard Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara di Sumut
Acara ini adalah ide dari sekelompok perantau Batak yang tinggal dan bekerja di Jakarta. Karena prihatin dengan bencana banjir dan longsor di beberapa daerah Sumut, khususnya Kabupaten Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, mereka buat gerakan solidaritas lewat olahraga.
Ketua Panitia Care for Sumut, Bara Krishna Hasibuan, bilang kegiatan ini muncul dari rasa gelisah bareng dan keinginan untuk kontribusi secara nyata, bukan cuma kasih simpati aja.
Baca Juga :
Berlari untuk Pemulihan Sumatera Utara
“Kami inisiatif buat Care for Sumut Charity Run. Penggagasnya saya, Pak Pahala, dan beberapa temen di Jakarta yang punya darah Batak. Karena prihatin sama bencana di Sumatera Utara, kami tergerak untuk berbuat sesuatu,” kata Bara.
Baca Juga :
Fun Run 5K, Olahraga Ringan yang Punya Banyak Manfaat untuk Tubuh
Bara jelasin, hobi lari mereka jadi titik temu lahirnya ide charity run sebagai cara baru untuk galang dana kemanusiaan.
“Karena saya dan Pak Pahala sama-sama suka lari, kami setuju buat acara charity run. Ini menjadi suatu hal yang baru untuk menggalang dana dan kontribusi langsung dalam proses rehabilitasi korban bencana,” ujarnya.
Meskipun sempat diguyur hujan lebat, antusiasme peserta tetap tinggi. Bara nilai itu sebagai bukti solidaritas publik yang kuat.
“Walaupun hujan deras, banyak peserta tetap datang dan ikut serta. Ini datang dari komitmen solidaritas untuk menolong saudara-saudara kita,” ucapnya.
Donasi yang terkumpul akan difokuskan untuk bantu pemulihan di Sumatera Utara, khususnya wilayah Tapanuli Selatan yang dampaknya cukup parah. Kehadiran Bupati Tapanuli Selatan di acara ini juga jadi simbol dukungan pemerintah daerah terhadap inisiatif masyarakat.
Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, sampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian yang ditunjukkan melalui Care for Sumut Charity Run.
“Terima kasih, perhatian dan doa saja sudah sangat menolong kami yang terdampak bencana. Sumbangan yang diberikan sangat membantu dan nambah semangat kami untuk pulih,” kata Gus Irawan.
Halaman Selanjutnya
Ia ungkapkan, dampak bencana di Tapanuli Selatan cukup luas, dengan 15 kecamatan terdampak dan sekitar 3.000 kepala keluarga kehilangan mata pencaharian.