SentiPulse Luncurkan SentiCat: Agen sebagai Fondasi Manusia Digital

Agen berfungsi sebagai Lapisan Kemampuan, dengan SentiCat Menjadi Langkah Awal dalam Peta Jalan Digital Human SentiPulse

Jinan, China (ANTARA/PRNewswire)—Seiring kecerdasan buatan (AI) berkembang dari model percakapan menjadi agen yang mampu bertindak, trajektori jangka panjang mulai terlihat: AI bergerak dari alat sesuai permintaan menuju sistem yang dirancang untuk interaksi berkelanjutan. Menanggapi perubahan ini, SentiPulse memperkenalkan SentiCat, sistem berbasis agen yang diposisikan sebagai langkah awal menuju sistem digital human yang lebih luas. Saat diluncurkan di desktop, pengguna tidak hanya menemukan antarmuka obrolan—mereka disambut oleh SUSU, persona AI 3D dengan identitas dan kepribadian tetap, yang didesain untuk mendukung interaksi kontekstual yang berlangsung lama.

“Kami tidak menganggap agen sebagai tujuan akhir—itu adalah langkah dalam perjalanan menuju digital human,” kata Grant Han, CEO SentiPulse. “Agen memberikan kemampuan untuk menjalankan tugas dan mengambil tindakan, berfungsi sebagai lapisan operasional yang memungkinkan digital human melakukan pekerjaan. Sementara itu, kami juga mengembangkan kemampuan untuk kesadaran emosional dan ekspresi dalam sistem digital human.”

Dalam penggunaan praktis, pengguna tidak lagi berinteraksi dengan alat pasif yang menunggu perintah. Sebaliknya, mereka terlibat dengan sistem yang selalu tersedia dan dirancang untuk interaksi berkelanjutan. Selama percakapan, sistem dapat memanggil kemampuan agen di belakangnya untuk menjalankan tugas multi-langkah, termasuk mengambil informasi, memproses file, dan menyelesaikan alur kerja otomatis dalam satu interaksi.

Desain ini mencerminkan pergeseran dalam hubungan pengguna-dari sistem dari interaksi sesi tunggal menjadi keterlibatan yang konsisten. Menurut SentiPulse, transisi ini memengaruhi tidak hanya pengalaman pengguna tetapi juga kinerja sistem. “Jika pengguna hanya menggunakan sistem ketika muncul tugas, agen akan kesulitan membangun konteks yang bermakna,” kata Grant Han. “Durasi interaksi secara langsung membentuk kualitas eksekusi.”

MEMBACA  Samsung mengirimkan Galaxy S24 Ultra ke luar angkasa, ini foto yang diambilnya. Samsung sends Galaxy S24 Ultra to outer space, here are the results.

Dari sisi teknis, SentiPulse menempatkan persona AI sebagai lapisan interaksi dan kehadiran, yang bertanggung jawab atas keterlibatan dan kontinuitas di sisi pengguna, sementara agen menyediakan kemampuan eksekusi dan perilaku di belakang layar. Bersama-sama, mereka memungkinkan sistem menyelesaikan tugas sambil secara bertahap mengambngkan pemahaman yang lebih mendetail tentang pengguna dari waktu ke waktu. Dalam kerangka SentiPulse, persona AI adalah bentuk awal dari digital human yang menggabungkan kepribadian, ingatan, dan tindakan.

Dalam ruang agen, saat kemampuan eksekusi menjadi lebih terstandarisasi, persaingan bergeser dari “apa yang bisa dilakukan sistem” menuju “apakah sistem itu digunakan secara terus-menerus”. SentiPulse menyebut ini sebagai roda gila: keterlibatan yang lebih lama memicu konteks yang lebih kaya, pemahaman sistem yang lebih baik, peningkatan efisiensi, ketergantungan pengguna yang lebih kuat, dan akhirnya pemakaian lanjutan.

Grant Han mencatat bahwa pendekatan ini menjadi layak berkat kedewasaan berbagai teknologi ekber secara paralel, termasuk model skala besar, sistem memori jangka panjang, dan kerangka kerja agen. SentiPulse juga telah membangun fondasi di domain digital human 3D, dengan kemampuan yang mencakup desain karakter, kerangka kerja pembuatan gerakan, kumpulan data interaksi, dan model keputusan dialogis.

Dalam konteks ini, peran agen juga berevolusi. Bukan lagi sekadar aplikasi berdiri sendiri, mereka kini diposisikan sebagai lapisan kemampuan mendasar yang mendukung sistem interaktif yang lebih kompleks. Namun bagi SentiPulse, lapisan ini bukanlah tujuan akhir. Target sebelumnya adalah sistem digital human yang mampu melanjutkan interksi dengan pengguna dalam ekossistem yang beroperasi ini.

Sumber: SentiPulse

Reporter: PR Wire
Editor: PR Wire
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar