Manado (ANTARA) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa sembilan kabupaten dan kota di Sulawesi Utara beresiko mengalami cuaca ekstrim.
“Berdasarkan analisis dinamika atmosfer, kami saat ini memantau beberapa fenomena terkait cuaca yang memengaruhi wilayah Sulawesi Utara,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi di Manado, Dhira Utama, pada Senin.
Dia mengatakan kondisi cuaca ekstrim yang diperkirakan berlanjut hingga Selasa (1/13) bisa berdampak pada Kota Manado dan Bitung, serta Kabupaten Minahasa, Minahasa Utara, dan Minahasa Selatan.
Cuaca ekstrim juga diprakirakan terjadi di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara, Kepulauan Sitaro, Kepulauan Sangihe, dan Kepulauan Talaud.
Menurut BMKG, kondisi cuaca di Sulawesi Utara dipengaruhi beberapa faktor, termasuk angin muson barat yang dominan, fenomena La Nina yang lemah, suhu permukaan laut yang lebih hangat, dan pergerakan spasial Madden-Julian Oscillation (MJO) yang berkontribusi pada pembentukan awan hujan.
Selain itu, sirkulasi siklonik yang terdeteksi di atas Samudera Pasifik utara Papua telah memicu konvergensi dan defleksi angin, yang berpotensi meningkatkan intensitas hujan dan angin kencang. Kondisi ini didukung juga oleh tingginya kelembaban di semua lapisan atmosfer dan indeks ketidakstabilan atmosfer yang tinggi.
“Kombinasi dari faktor-faktor ini diprediksi menciptakan kondisi atmosfer yang mendukung hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang,” ujarnya.
BMKG mendesak masyarakat, pemerintah kabupaten dan kota, serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, sambil memperkuat koordinasi dengan instansi terkait.
Langkah-langkah ini dianggap penting untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi, terutama di daerah dengan lereng curam, pegunungan, atau tebing, serta wilayah rawan longsor dan banjir.
“Mengingat sifat dinamis dari kondisi cuaca, publik disarankan untuk terus memantau perkembangan cuaca dan peringatan dini dari Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado untuk setiap kecamatan di Sulawesi Utara melalui situs web resmi https://cuaca.bmkg.go.id/, dan saluran informasi lainnya,” katanya.
Berita terkait: BMKG to launch impact-based disaster warnings in 2026
Berita terkait: BMKG maps out areas prone to heavy rain for year-end holiday period
Penerjemah: Karel Alexander Polakitan, Katriana
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026