Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir melapor kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa seluruh atlet peraih medali di SEA Games 2025 di Thailand telah menerima bonusnya melalui transfer langsung ke rekening bank masing-masing.
Berbicara kepada presiden dalam upacara penyambutan atlet di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis, Thohir menyatakan Kemenpora mentransfer bonus langsung ke atlet dan pelatih untuk menjamin transparansi.
“Untuk memastikan transparansi, Kemenpora mentransfer semua bonus langsung ke tiap atlet dan pelatih lewat BRI,” kata Thohir.
Dia menyebutkan total bonus yang dibagikan kepada atlet dan pelatih mencapai Rp465,25 miliar, atau sekitar US$26,9 juta.
“Ini angka yang luar biasa, Pak. Terima kasih atas perhatiannya,” tambah Thohir.
Menteri itu menjelaskan peraih medali emas perorangan menerima Rp1 miliar masing-masing, menjadi bonus terbesar yang pernah diberikan kepada atlet Indonesia.
Peraih perak mendapat Rp315 juta, sementara peraih perunggu menerima Rp157 juta.
“Akan ada perhitungan terpisah untuk nomor beregu, termasuk bonus untuk para pelatih,” ujarnya.
Thohir juga menginformasikan kepada presiden bahwa kementerian telah menyelenggarakan workshop literasi keuangan yang dihadiri lebih dari 400 atlet dan pelatih.
Usai laporan menteri, acara dilanjutkan dengan pemutaran video yang menampilkan prestasi atlet, khususnya peraih emas di SEA Games 2025. Video juga menampilkan rekor-rekor yang dipecahkan kontingen Indonesia.
Beberapa atlet kemudian secara simbolis menerima bonus dari Presiden Prabowo. Yang pertama adalah Martina Ayu Pratiwi, peraih emas perorangan triathlon.
Sebelum menyerahkan plakat penghargaan, Presiden Prabowo sebentar melihat dan memegang medali yang dikalungkan Martina, serta berbincang singkat dengannya. Beliau kemudian melanjutkan penyerahan penghargaan dan menyapa peraih emas lainnya.
Indonesia finis di peringkat kedua umum di SEA Games 2025, di bawah tuan rumah Thailand, dengan raih 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu.
Hasil ini menjadi penampilan terbaik Indonesia sejak 1995, terakhir kali negara ini menempati posisi kedua di SEA Games.
Berita terkait: Presiden RI berikan tiga arahan untuk tingkatkan kesejahteraan atlet
Berita terkait: Prabowo akan bangun pusat olahraga 500 hektar untuk atlet masa depan
Penerjemah: Genta Tenri/Cahya Sari, Resinta S
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026