Seluruh Korban Pesawat ATR 42-500 Telah Teridentifikasi, Termasuk Bodypack Berisi Rangka Tulang

Sabtu, 24 Januari 2026 – 22:00 WIB

Makassar, VIVA — Proses panjang identifikasi korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 akhirnya selesai. Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri memastikan semua korban berhasil dikenali, termasuk satu bodypack berisi tulang. Jenazah kemudian diserahkan ke keluarga di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Baca Juga :


Longsor Maut di Cisarua Bandung Barat, 82 Orang Masih Dalam Pencarian

Kapolda Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, Tim DVI bergerak cepat sejak menerima tujuh bodypack dari Tim SAR Gabungan pada Jumat siang. Proses identifikasi dilakukan tanpa henti hingga malam hari, bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

”Tim DVI sudah berhasil mengidentifikasi semua kru dan penumpang pesawat, total 10 orang yang terdiri dari 7 kru dan 3 penumpang,” katanya kepada wartawan, Sabtu, 24 Januari 2026.

Baca Juga :


Korban Tewas Longsor Cisarua Bertambah Jadi 8 Orang, Bandung Barat Berstatus Darurat Bencana

Dalam prosesnya, tiga jenazah berhasil dikenali lebih dulu. Mereka adalah Dede Maulana, Florencia Lolita, dan Esther Aprilita. Sementara tujuh korban lain, yakni Andy Dahananto (pilot), Farhan Gunawan (kopilot), Hariadi, Restu Adi P, Dwi Murdiono, Ferry, dan Yoga, diidentifikasi pada tahap berikutnya.

Djuhandhani menjelaskan, secara keseluruhan ada 11 bodypack yang diterima dari Tim SAR Gabungan. Dari jumlah itu, 10 bodypack berhasil diidentifikasi, sementara satu bodypack lainnya berisi bagian tulang.

Baca Juga :


Operasi SAR Kecelakaan Pesawat ATR 42-500 Resmi Ditutup

”Jadi, kami sampaikan dari 11 bodypack yang dikirim, 10 bodypack sudah teridentifikasi,” ujarnya.

Meski tidak merinci metode identifikasi secara detail, dia memastikan bahwa semua jenazah korban masih dapat dikenali dengan baik, termasuk bagian tubuh yang ditemukan terpisah.

MEMBACA  Korban Penipuan Kripto Internasional Bersyukur kepada Direktorat Reserse Siber Polda Metro

”Kemudian dari 1 bodypack lagi, yaitu yang berisi tulang, juga bisa dibuktikan itu adalah bagian tubuh dari salah satu korban yang 10 tadi,” kata dia.

Dengan selesainya proses identifikasi ini, Tim DVI menyelesaikan tugas sesuai data manifest penerbangan Pesawat ATR 42-500 rute Yogyakarta–Makassar yang mencatat total 10 korban.

”Semua sudah bisa teridentifikasi oleh tim tadi malam. dengan upaya-upaya yang dilakukan bisa teridentifikasi dan cocok semua dengan nama-nama korban yang ada di manifest,” ucap Djuhandani.

Seluruh jenazah korban yang telah teridentifikasi sekarang sudah diserahkan kepada masing-masing keluarga, menandai berakhirnya salah satu tahap penting dalam penanganan tragedi penerbangan tersebut.

Update Korban Meninggal Longsor Bandung Barat, Kini Jadi 10 Orang

Total sebanyak 10 orang disebut tewas, akibat bencana longsor di lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, yang diduga disebabkan hujan deras.

VIVA.co.id

24 Januari 2026

Tinggalkan komentar