Selat Hormuz Ditutup Akibat Serangan Israel-AS, Pramono Paparkan Dampaknya ke Jakarta

Minggu, 1 Maret 2026 – 21:36 WIB

Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan bahwa penutupan Selat Hormuz akibat sengketa antara Iran dan Amerika Serikat akan memberikan dampak ekonomi, termasuk bagi Jakarta.

Selat Hormuz adalah jalur laut strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman, terletak antara Oman dan Iran, dan menjadi rute utama perdagangan energi global. Melalui selat ini mengalir sekitar seperlima dari total ekspor minyak dunia. Termasuk sebagian besar minyak dari negara-negara Teluk seperti Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Irak, sebelum dikirim ke pasar internasional.

“Kalau Selat Hormuz ditutup pasti akan berdampak pada supply chain atau rantai pengiriman barang dan harga-harga barang bisa naik,” kata Pramono seperti dilansir Antara, Minggu, 1 Maret 2026.

Meski begitu, Pramono meminta warga Jakarta untuk tidak panik. Pemerintah daerah saat ini fokus pada ketersediaan kebutuhan pokok, apalagi sebentar lagi masyarakat akan menyambut Idul Fitri.

Kebutuhan utama di Jakarta mencakup cabai merah, daging, dan beras. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan stok kebutuhan pokok tersebut lebih dari cukup. Khusus untuk komoditas daging, ketersediaan dan stok masih dalam keadaan aman.

Pemprov DKI juga akan terus memantau perkembangan harga di pasar serta laju inflasi di Jakarta, sehingga langkah antisipatif dapat segera diambil jika terjadi lonjakan harga. “Kami pantau di semua pasar utama di Jakarta belum terjadi kenaikan,” katanya.

Sebagai informasi, pasar minyak dunia diperkirakan akan mengalami fluktuasi harga pada minggu depan, karena dampak serangan AS dan Israel ke Iran terhadap pasokan minyak dari Timur Tengah.

Skenario sebelum konflik terbaru dengan Iran memperkirakan lonjakan harga yang cepat akan mereda jika serangan tersebut tidak memengaruhi pengiriman dan infrastruktur minyak seperti pipa minyak Iran dan terminal pulau Kharg.

MEMBACA  Menteri Kesehatan Janjikan Lebih Banyak Dokter Spesialis untuk Rumah Sakit Jayapura

Namun, akan ada lonjakan harga yang lebih besar dan dampak yang lebih lama jika infrastruktur atau pasokan minyak terganggu, terutama jika lalu lintas kapal tanker melalui Selat Hormuz terganggu.

Halaman Selanjutnya

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah dikerahkan untuk menutup Selat Hormuz di tengah situasi memanas di Kawasan Timur Tengah, kata Brigadir Jenderal IRGC Ibrahim Jabari pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Tinggalkan komentar