Sebagian Besar Diplomat hingga Mantan Perwira TNI

Minggu, 6 Juli 2025 – 15:00 WIB

Jakarta, VIVA – DPR melalui Komisi I DPR kembali melakukan uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test terhadap beberapa calon duta besar (dubes). Para calon dubes ini memiliki latar belakang beragam, mulai dari diplomat hingga purnawirawan TNI.

Baca Juga:
Calon Dubes yang Ikut Fit and Proper Tes di Hari Kedua: Eks Timses Prabowo hingga Andi Rachmianto

Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto, menyebut mayoritas calon dubes berasal dari latar diplomat, tapi ada juga purnawirawan TNI seperti Letnan Jenderal TNI (Purn) Hotmangaradja.

"Kalau satu dua engga pas, namanya juga manusia. Dalam hubungan pasti ada kekliruan," kata Utut di kompleks parlemen, Jakarta, Minggu, 6 Juli 2025.

Baca Juga:
DPR Kembali Lanjutkan Fit and Proper Test Calon Dubes Hari Ini

Utut mengatakan calon-calon dubes tersebut adalah figur ‘kelas berat’ dan tidak sembarangan.

Kompleks Gedung MPR DPR dan DPD

Baca Juga:
Kata Adik Luhut hingga Eks Menko Kemaritiman Usai Jalani Fit and Proper Test

Utut menambahkan bahwa pihaknya masih memeriksa latar belakang para calon dubes lainnya. Salah satunya, akan dicek calon yang disebut berasal dari politikus.

Seleksi dilakukan berdasarkan penilaian fraksi-fraksi partai di Komisi I DPR. Dalam fit and proper test tertutup, tiap fraksi diberi waktu tiga menit untuk menyampaikan pendapatnya soal calon dubes.

"Contohnya, sudut pandang Fraksi PDIP beda dengan Gerindra atau Golkar. Nanti kita buat tabel mana yang cocok semua, mana yg belum," jelasnya.

Sejauh ini, belum ada calon dubes bermasalah. Para calon dinilai layak berdasarkan usulan pemerintah.

Komisi I DPR sedang memproses 24 calon dubes untuk ditempatkan di berbagai negara sahabat. Uji kelayakan ini berlangsung sejak Sabtu (5/7) hingga Minggu.

MEMBACA  "Tim Cook CEO Apple Sebut AI 'Lebih Besar dari Internet' dalam Pertemuan Langka" 🌟 Pernyataan Menarik dari Pemimpin Apple 🌟 Judul: "AI Lebih Dahsyat dari Internet, Ungkap Tim Cook" Subtitel: "CEO Apple Bagikan Visi Masa Depan dalam Pertemuan Khusus Karyawan" πŸ’‘ Poin Penting: βœ” AI sebagai Revolusi Baru βœ” Pernyataan Langka di Forum Internal βœ” Implikasi untuk Inovasi Apple πŸ“’ Kutipan Kunci: "Ini bukan sekadar trenβ€”ini fondasi masa depan." πŸš€ Apa Artinya? Potensi AI mengubah lanskap teknologi lebih dari era internet. Sinyal kuat untuk fokus Apple ke pengembangan kecerdasan buatan. πŸ” Mengapa Penting? Pernyataan ini bisa jadi petunjuk arah strategis Apple di tengah persaingan teknologi global. ✨ Tertarik dengan dampaknya? Pantau perkembangan kebijakan dan produk Apple terkait AI!

Setelah selesai, hasilnya akan dilaporkan ke pimpinan DPR untuk dibahas di Rapat Paripurna.

Halaman Selanjutnya