loading…
Komika Sammy Notaslimboy. Foto/Tangkapan layar iNews
JAKARTA – Komika Sammy Notaslimboy ikut angkat bicara soal polemik stand up comedy Pandji Pragiwaksono berjudul Mens Rea yang berakhir dengan laporan ke polisi. Dia menyoroti soal tuntutan untuk memberi solusi konkret saat seorang komika menyampaikan kritik dalam aksi panggungnya.
Sammy menekankan, sebagai seorang seniman ia bekerja di area dekonstruksi. “Saya cukup tergelitik dengan isu kritik dan solusi ini, karena sebenarnya Pandji ini kan seniman, harusnya seniman itu areanya memang dekonstruksi,” kata Sammy dalam program Rakyat Bersuara berjudul “Mens Rea Pandji, Lawakan Atau Penghinaan” di iNews, Selasa (27/1/2026).
Sammy menambahkan, “Ditunjukin ini loh masalah Indonesia, ini loh masalah kepolisian, ini loh masalah wakil presiden kita, ini loh masalah penggunaan pajak kita.”
Baca Juga: Polemik Mens Rea Pandji, Firdaus Oiwobo: Mengkritik Harus Ada Solusi
Menurutnya, akan menjadi suatu hal yang kurang tepat kalau seorang komika dipaksa kasih solusi saat lagi di atas panggung. Solusi dari sebuah kritik sebaiknya disampaikan setelah komika turun dari panggung. “Lalu dituntut untuk kasih solusi, solusi itu ya bukan di panggunglah, tapi setelahnya,” ucapnya.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif LBH Jokowi Perkasa, Firdaus Oiwobo, menyatakan kritik yang disampaikan di ruang publik seharusnya diikuti dengan solusi. Hal ini disampikan Firdaus dalam program Rakyat Bersuara yang sama.