Rusia Bantu Iran Hadapi AS-Israel, Pakar Peringatkan Ancaman Perang Dunia III

loading…

Pakar dari Inggris berpendapat bahwa Perang Dunia III sudah mulai, dipicu oleh perang Iran melawan AS-Israel. Foto/The Telegraph

TEHERAN – Saat pejabat-pejabat Washington melaporkan bahwa Rusia sudah turun tangan bantu Iran secara tidak langsung dalam perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel, seorang pakar Inggris menilai Perang Dunia III telah dimulai.

Para pejabat yang mendapat informasi intelijen itu mengatakan kepada The Washington Post bahwa Russia diduga kuat telah berpartisipasi secara tidak langsung dalam perang ini. Menurut tiga pejabat Washington, Moskow telah memberikan informasi target kepada Iran untuk serangan terhadap pasukan militer AS di Timur Tengah.

Baca Juga: Waktunya Pembalasan, Rusia Diam-diam Terlibat dalam Perang Iran Melawan AS-Israel

Bantuan itu mencakup lokasi aset-aset militer Amerika yang beroperasi di Timur Tengah. “Sejak perang dimulai hari Sabtu, Rusia telah memberikan lokasi aset militer AS ke Iran, termasuk kapal perang dan pesawat,” kata para pejabat Amerika itu.

Laporan The Washington Post menyebutkan dukungan intelijen dari Moskow ini berpotensi sangat luas. “Kelihatannya ini merupakan upaya yang cukup komprehensif,” kata salah satu pejabat.

Ketika ditanya tentang laporan tersebut, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menolak berkomentar. Moskow selalu menggambarkan perang ini sebagai hasil dari agresi Barat. Rusia berulang kali menyebut serangan terhadap Iran sebagai “tindakan agresi bersenjata yang tanpa dasar.”

3 Tanda bahwa Perang Dunia III Sudah Mulai

Dalam percakapannya dengan The Mirror, Sabtu (7/3/2026), Professor Anthony Glees, seorang pakar militer yang juga dikenal sebagai sejarawan Inggris, menunjukkan tiga tanda bahwa Perang Dunia III sudah dimulai.

Pertama, perang pilihan. Kedua, pola pikir para pemimpin negara-negara yang terlibat, dan ketiga adalah komitmen Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk melanjutkan konflik ini.

MEMBACA  Kejuaraan Atletik Dunia 2025: Tonton Siaran Langsung Gratis

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menggambarkan serangan pada Sabtu minggu lalu sebagai “serangan pre-emptive” untuk menghilangkan ancaman terhadap negara Israel, walaupun dia tidak menjelaskan secara detail ancaman tersebut.

Tinggalkan komentar