loading…
Kurs rupiah ke dolar Amerika ditutup menguat di penutupan perdagangan Selasa (3/2/2026). FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berakhir lebih kuat pada penutupan sesi Selasa (3/2/2026), naik 44 poin atau sekitar 0,26% ke level Rp16.754 per dolar.
Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi menyebutkan, penguatan rupiah ini antara lain didorong sentimen eksternal yaitu pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengatakan Iran “serius berbicara” dengan Washington. Pembicaraan nuklir diperkirakan akan dilanjutkan Jumat di Turki, menurut pejabat kedua belah pihak ke Reuters pada Senin. Trump juga memperingatkan bahwa dengan kapal perang besar AS menuju Iran, hal buruk bisa terjadi jika kesepakatan tidak tercapai.
“Pembicaraan dengan Amerika harus dilanjutkan untuk mengamankan kepentingan nasional Iran selama ‘ancaman dan harapan yang tidak masuk akal’ dihindari,” kata Presiden Iran Masoud Pezeshkian di X pada Selasa, tulis Ibrahim dalam risetnya.
Baca Juga: IHSG Melonjak 2,52% Hari Ini, Parkir di Level 8.122
Di sektor perdagangan, Trump pada Senin mengumumkan kesepakatan dengan India yang memotong tarif AS atas barang India menjadi 18% dari 50%. Ini sebagai imbalan atas penghentian pembelian minyak Rusia oleh India dan penurunan hambatan perdagangan.