Roby Tremonti Malah Ditertawakan Usai Klarifikasi, Aurelie Moeremans: Itu Masalah…

Sabtu, 17 Januari 2026 – 11:56 WIB

Jakarta, VIVA – Aktris Aurelie Moeremans akhirnya memberikan tanggapannya di tengah berbagai spekulasi publik tentang memoar yang dia tulis, Broken Strings. Menanggapi viralnya buku tersebut, Aurelie secara terbuka meminta para netizen untuk menghentikan praktik perundungan dan serangan terhadap pihak-pihak yang dikaitkan dengan karakter di dalam bukunya.

Baca Juga:

5 Artis yang Dikaitkan dengan Kisah Kelam Aurelie Moeremans di Buku Broken Strings

Melalui unggahan di akun Threads miliknya, Aurelie menekankan bahwa cerita yang ia bagikan bukanlah sebuah dalih untuk memburu orang-orang di balik karakter fiktif yang ia buat. Dia merasa tidak nyaman melihat asumsi-asumsi liar yang berkembang dan berujung pada komentar negatif ke individu tertentu. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

“Tolong ya… Aku mau minta satu hal penting terkait Broken Strings. Tolong jangan melakukan bully atau menyerang karakter-karakter yang ada di buku, apalagi jika itu masih sebatas tebakan. Banyak asumsi di luar sana yang belum tentu benar dan jujur saja, aku tidak enak membacanya,” tulis Aurelie Moeremans, dikutip Sabtu 17 Januari 2026.

Baca Juga:

TERPOPULER: Saldo Roby Tremonti Bikin Aurelie Tertegun saat Diajak Nikah, Mawa Maafkan Insanul Fahmi dengan Dua Syarat

Aurelie menegaskan kembali bahwa inti dari memoar tersebut bukan untuk membongkar identitas orang di dunia nyata, melainkan untuk berbagi pengalaman pribadi yang penuh luka dan proses pemulihan dirinya.

“Fokus cerita ini bukan untuk mencari siapa-siapa di dunia nyata, bukan untuk menghakimi, apalagi mengeroyok. Fokusnya adalah pada pengalaman, luka, dan proses penyembuhan yang aku bagikan dengan sangat tulus,” lanjutnya.

Baca Juga:

Soroti Soal Broken Strings, Tengku Zanzabella: Bisa Saja Roby Tidak Seburuk Itu dan Aurelie Tidak Sebaik Itu

MEMBACA  Keir Starmer mencari bantuan Morgan McSweeney untuk menangani masalah awal Partai Buruh

Meski begitu, Aurelie juga menyampaikan batasan yang tegas. Dia menegaskan tidak bertanggung jawab jika ada pihak yang merasa dirinya adalah salah satu karakter dalam Broken Strings. Menurutnya, klaim sepihak seperti itu merupakan urusan masing-masing individu.

“Kalau ada orang yang mengaku sendiri sebagai karakter tertentu, itu urusan mereka ya, kalian bebas berpendapat tentang itu. Tapi jika cuma menebak-nebak lalu menyerang, tolong jangan,” tulisnya.

Sebagai istri dari Tyler Bigenho, Aurelie menegaskan memoar ini ditulis untuk meningkatkan kesadaran publik, terutama bagi mereka yang pernah mengalami hubungan yang tidak sehat, manipulasi emosional, atau situasi serupa dengan yang dia alami dulu.

Halaman Selanjutnya

“Aku menulis buku ini bukan untuk menciptakan target baru untuk dibully. Aku menulis karena ingin membuka mata, memberikan awareness, dan semoga bisa membantu orang lain yang pernah berada di posisi yang sama. Mari jaga ruang ini tetap baik, aman, dan penuh empati,” lanjutnya.

Tinggalkan komentar