Rakernas PDIP Rangkum 21 Rekomendasi Kebijakan, Berikut Rinciannya

Senin, 12 Januari 2026 – 23:26 WIB

Jakarta, VIVA – PDI Perjuangan (PDIP) menghasilkan 21 rekomendasi eksternal dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I partai tersebut di tahun 2026.

Baca Juga:


Eksepsi Nadiem Makarim Ditolak Hakim, Pakar Hukum: Dakwaan Jaksa Kuat dan Sah

Deretan rekomendasi itu dibacakan langsung oleh Ketua DPD PDIP Provinsi Aceh, Jamaluddin Idham, pada acara penutupan Rakernas I di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta.

Mengusung tema “Satyam Eva Jayate: Di sanalah Aku Berdiri Untuk Selama-lamanya,” dokumen ini jadi kompas politik partai dalam menghadapi tantangan nasional dan global.

Baca Juga:


Survei RPI: Mayoritas Publik Optimis Reformasi Budaya Polri Terjadi di 2026

Jamaluddin menegaskan landasan moral partai dalam merumuskan rekomendasi tersebut.

“Kebenaran itu adalah kebenaran ideologis Pancasila; kebenaran konstitusional berdasarkan UUD 1945, serta kebenaran etika yang berpihak kepada Rakyat. PDIP menempatkan etika-moral, keteladanan, dan kebenaran hakiki sebagai pandu perjuangan politik,” ujarnya.

Baca Juga:


Laporan Istri Tewas Dipatuk Ular Tak Teregister, 4 Anggota Polsek Danau Paris Dilaporkan Ke Propam Polri

Berikut adalah 21 poin Rekomendasi Eksternal Rakernas I PDIP Tahun 2026 selengkapnya:

1. Rakernas Partai menegaskan sikap politik PDIP untuk memperkokoh kedaulatan politik, berdikari dalam ekonomi, dan berkepribadian dalam kebudayaan sebagai pedoman utama. Hal ini untuk menghadapi dinamika geopolitik global dan tantangan nasional, dengan menolak segala bentuk tekanan dan dominasi asing yang merugikan kepentingan nasional.

2. Rakernas I Partai mendesak pemerintah untuk tegas menolak segala bentuk pelanggaran kedaulatan suatu negara merdeka dari intervensi asing, seperti kasus yang menimpa Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Sikap itu dinilai tidak sesuai dengan hukum internasional dan semangat pembukaan UUD 1945.

MEMBACA  Kaum Muslimin Pekerja NYC Menyambut Mamdani, Namun Kebijakan Penentu Suara

3. Rakernas I Partai menegaskan bahwa peningkatan kualitas demokrasi Indonesia memerlukan fungsi kontrol dan penyeimbang kekuasaan (checks and balances) yang efektif. Ini bisa dilakukan melalui penguatan partai politik, perlakuan yang adil bagi semua parpol, reformasi hukum, serta perlindungan kebebasan berserikat dan berpendapat.

Halaman Selanjutnya

4. Rakernas Partai menegaskan posisi politiknya sebagai partai penyeimbang untuk mengawal pemerintahan yang demokratis dan berkeadilan, serta berorientasi pada kesejahteraan Rakyat sesuai cita-cita kemerdekaan.

Tinggalkan komentar