Putin Siap Sambut Prabowo di Moskow, Pererat Kemitraan Strategis

Senin, 13 April 2026 – 06:00 WIB

Jakarta, VIVA – Presiden Rusia Vladimir Putin akan menggelar pertemuan dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto pada hari Senin, 13 April 2026.

Kabarnya, kedua pemimpin ini akan berbincang di Moskow. Seperti yang diumumkan oleh pihak Kremlin pada hari Minggu tanggal 12 April 2026.

“Pada 13 April, Presiden Rusia Vladimir Putin akan mengadakan pembicaraan di Moskow dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto, yang sedang melakukan kunjungan kerja ke negara kami,” begitu isi pernyataan mereka.

Menurut Kremlin, topik yang akan didiskusikan mencakup kondisi terkini dari kemitraan strategis Rusia-Indonesia dan peluang untuk memperdalam kerja sama. Selain itu, berbagai isu internasional dan regional yang sedang hangat juga akan menjadi bahan pembicaraan.

Kunjungan Prabowo ke Rusia ini merupakan yang ketiga kalinya. Sebelumnya, beliau telah berkunjung ke Moskow pada 10 Desember 2025 dan ke Saint Petersburg pada 18–20 Juni 2025. Bahkan saat masih sebagai presiden terpilih, Prabowo sudah bertemu Putin di Moskow pada Juli 2024.

Dalam kunjungan-kunjungan sebelumnya, kerja sama di sektor energi menjadi fokus utama. Indonesia dan Rusia menyepakati kolaborasi di bidang energi baru dan terbarukan, termasuk pengembangan teknologi nuklir untuk tujuan damai. Putin sendiri menyatakan kesiapan negaranya untuk kerja sama di bidang energi nuklir ini.

Belakangan ini, situasi geopolitik global semakin memanas, terutama dengan konflik di kawasan Teluk dan gangguan di Selat Hormuz yang mempengaruhi pasokan minyak dunia. Menanggapi hal ini, Presiden Prabowo telah berkunjung ke beberapa negara seperti Jepang dan Korea Selatan untuk mengantisipasi dampak krisis energi terhadap Indonesia.

Prabowo menegaskan bahwa di tengah gejolak global, Pemerintah Indonesia harus aktif berkomunikasi dan bekerja sama dengan berbagai negara. Tujuannya adalah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional, khususnya di sektor energi yang sangat penting. (Ant)

MEMBACA  Prabowo mengalokasikan Rp48,8 triliun untuk kelanjutan pengembangan IKN

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Tinggalkan komentar