Puluhan Pompa Disiagakan untuk Antisipasi Banjir Musim Hujan di Jakarta Selatan

Ringkasan Berita:

Pemerintah Kota Jakarta Selatan sudah menyiapkan 39 pompa tetap, 14 pompa mobile, 30 pompa portabel, dan satu unit mobil tanggap cepat (URC) untuk mengatasi genangan dan banjir di musim hujan.
Rencananya, tahun 2025 akan ada tambahan satu pompa mobile lagi.
Selain itu, sudah dilakukan kerja bakti besar-besaran di 10 kecamatan untuk bersihkan saluran air dan pasang tanggul sementara di daerah rawan, seperti di Petogogan dan Jalan Kapten Tendean.
Semua pompa sudah dipastikan siap beroperasi.

WARTAKOTALIVE.COM, KEBAYORAN BARU – Pemkot Jakarta Selatan telah siagakan puluhan pompa untuk mengantisipasi genangan air dan banjir selama musim hujan ini.

Kepala Seksi Pengelolaan Sarana Pengendali Banjir, Air Bersih, dan Air Limbah Sudin SDA Jaksel, Herianto, mengatakan saat ini ada 39 pompa stasioner yang siap pakai.

“Ada juga 14 pompa mobile yang bisa langsung dipindah ke lokasi yang tergenang,” ujarnya, Kamis (15/1/2025).

Dia juga menyebutkan bahwa pada tahun 2025 akan ditambah satu unit pompa mobile lagi dengan kapasitas 500 liter per detik.

Selain itu, Sudin SDA sudah menyebarkan 30 pompa portabel ke berbagai kecamatan, serta satu unit mobil URC yang membawa pompa apung.

“Pompa mobile atau trailer harus langsung disiagakan di titik-titik rawan. Jadi tidak boleh cuma disimpan di gudang, tapi harus langsung disebar,” tegasnya.

Sebelumnya, Wali Kota Jakarta Selatan, M Anwar, sudah memimpin Kerja Bakti Massal Jaga Jakarta yang digelar serentak di 10 kecamatan pada Selasa (13/1/2025) pagi.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi genangan setelah hujan deras yang mengguyur Jakarta Selatan pada Senin (12/1/2025).

Anwar menyebut, fokus kerja bakti adalah membersihkan saluran dan tali air yang masih tersumbat, terutama di lokasi-lokasi yang sering tergenang.

MEMBACA  ATRC UAE Meluncurkan Platform R&D Teknologi Global di WGS 2024: Mengalokasikan Dana US$200 Juta untuk Mempercepat Inovasi bagi Negara-negara Berkembang

**KERJA BAKTI MASSAL** – Wali Kota Jakarta Selatan, M Anwar, memimpin Kerja Bakti Massal Jaga Jakarta di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2025) pagi. Kegiatan serentak di 10 kecamatan ini bertujuan mencegah genangan dan banjir. (Warta Kota/Ramadhan L Q)

“Hari ini kami dari jajaran pemkot Jakarta Selatan dibagi ke 10 kecamatan untuk melaksanakan kerja bakti massal Jaga Jakarta. Kemarin kan hujannya cukup deras, dan ternyata masih ada genangan dan penyumbatan di saluran air,” kata Anwar kepada wartawan di Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2025).

“Makanya kami kerja bakti hari ini, supaya genangan atau banjir di warga bisa diminimalisir, khususnya karena hujan lokal, bukan hujan kiriman. Kalau hujan kiriman memang lebih sulit, tapi untuk hujan lokal kami upayakan warga tidak terkena dampak banjir dari penyumbatan infrastruktur pengairan,” sambungnya.

Selain bersih-bersih saluran, Pemkot Jaksel juga membuat tanggul sementara di sejumlah pintu air rumah pompa untuk menahan luapan air jika debitnya naik.

Kegiatan ini melibatkan semua pejabat tingkat kota yang dikoordinir di tiap kecamatan dan akan terus dilakukan selama musim hujan.

“Salah satu penyebab banjir di Petogogan itu karena Kali Krukut yang menyempit. Sekarang kami akan pasang tanggul sementara dekat pintu air di Pulo Raya, supaya limpahan airnya bisa dikurangi dan genangan di Petogogan bisa diminimalisir,” jelasnya.

“Kami semua pejabat kota turun, saya di sini, wakil wali kota di tempat lain, asisten, sekko, semua mengkoordinir di 10 kecamatan. Kami lakukan hari ini, Jumat, Minggu, terus kami laksanakan agar pemerintah benar-benar hadir bersama masyarakat untuk kurangi genangan dan banjir,” tambah Anwar.

Tinggalkan komentar