Jakarta (ANTARA) – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan rencana untuk menyiapkan dana pensiun bagi atlet dan pelatih yang telah berkontribusi pada prestasi Indonesia.
“Sebelumnya, saat bertemu dengan semua atlet, beliau menanyai mereka satu per satu tentang rencana karir masa depan, dan langsung memerintahkan saya untuk menyiapkan dana pensiun untuk atlet dan pelatih,” kata Thohir dalam sebuah pernyataan pada Kamis (8 Januari).
Namun, menteri tersebut tidak menjelaskan lebih rinci skema pensiun untuk atlet dan pelatih.
Ia kemudian menyampaikan apresiasi kepada Prabowo yang memberikan penghargaan kepada atlet dan pelatih melalui dukungan pensiun, bukan hanya bonus satu kali.
“Presiden benar-benar mendorong kami untuk berprestasi dan juga menghargai kami dengan bonus, yang berfungsi sebagai tabungan. Ini luar biasa, dan saya yakin olahraga kita akan terus berkembang,” ujar Thohir dengan optimis.
Selain dana pensiun, Prabowo juga memberi sinyal bahwa bonus untuk atlet Indonesia yang meraih medali di Asian Games mendatang berpotensi lebih besar dibandingkan yang diberikan kepada peraih medali SEA Games Thailand.
“Sekarang tantangan kita adalah Asian Games; semakin tinggi hadiahnya, semakin berat bagi atlet dan bagi kita. Kami sudah menetapkan patokan yang cukup ketat: medali emas SEA Games senilai Rp1 miliar. Kalau medali emas Asian Games? Itu akan meningkat,” tegasnya.
Pemerintah memberikan bonus sebesar Rp1 miliar (US$57.800) kepada peraih medali emas Indonesia dari SEA Games 2025 di Thailand.
Bonus ini merupakan yang tertinggi dalam sejarah yang diberikan pemerintah kepada peraih medali emas SEA Games.
Bonus untuk peraih medali emas juga naik dua kali lipat dari SEA Games sebelumnya di Kamboja, saat pemerintah memberikan Rp500 juta (US$28.900) kepada peraih emas.
Indonesia menempati posisi kedua di SEA Games 2025, di bawah tuan rumah Thailand, setelah meraih 91 emas, 112 perak, dan 130 perunggu.
Prestasi Indonesia dalam ajang tersebut juga mencatatkan tonggak sejarah, karena merupakan pertama kalinya sejak tahun 1995 Indonesia finish di posisi kedua dalam SEA Games.
Berita terkait: Indonesia to fund 100 athletes scholarships under new program
Berita terkait: Prabowo to build 500 hectare sports center for future athletes
Berita terkait: RI President outlines three directives to improve athlete welfare
Penerjemah: Fajar Satriyo, Resinta Sulistiyandari
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026