Presiden Prabowo Serukan Persiapan Holistik Menuju Idul Fitri

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto memulai rapat kabinet pleno di Jakarta dengan memerintahkan seluruh jajaran pemerintahan untuk mempersiapkan kegiatan dan mobilitas Idul Fitri secara optimal.

Berbicara di Istana Negara pada Jumat sore, beliau awali dengan instruksi kepada Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi untuk menerapkan penurunan tarif yang sudah direncanakan untuk penerbangan, kereta api, kapal feri, dan jalan tol dengan efektif.

“Dan untuk memastikan pelayanan yang baik di semua lokasi,” tambahnya.

Prabowo kemudian menyapa Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, mendorong mereka untuk mengerahkan aset institusi guna membantu lalu lintas dan keamanan mudik Lebaran.

Beralih ke Menteri Sosial Saifullah Yusuf, presiden menekankan pentingnya memastikan ketepatan dalam pendistribusian bantuan pangan tambahan kepada 36 juta keluarga penerima yang terdaftar di Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSEN).

Beliau juga menyoroti kesejahteraan tenaga kerja, menuntut pencairan tunjangan hari raya (THR) yang tepat waktu bagi pegawai negeri yang bertugas di instansi pemerintah pusat dan daerah.

Selain itu, kepala negara mempertegas komitmen pemerintah untuk mengawasi distribusi bonus Lebaran senilai Rp400.000 hingga Rp1,6 juta per orang untuk para driver taksi daring.

Beliau mengatakan kepada anggota kabinet bahwa “pemerintahan kita adalah yang pertama mendukung bonus Lebaran untuk driver taksi online.”

Untuk ketahanan pangan, Prabowo mendorong Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perdagangan Budi Santoso, dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman untuk mengambil langkah-langkah guna menjaga harga dan stok tetap stabil.

“Kepada semua kementerian dan lembaga, saya ingin kalian semua mempersiapkan diri untuk Lebaran. Mari kita pastikan perjalanan mudik tahun ini berlangsung dengan aman, nyaman, dan membawa kebahagiaan bagi rakyat,” imbuhnya.

MEMBACA  "Jakarta dalam Warna" Soroti Kebanggaan Budaya Betawi, Ujar Gubernur

Beliau juga menekankan bahwa Indonesia harus mampu menjaga perekonomiannya sambil mengakui potensi dampak dari dinamika global yang kurang baik belakangan ini.

Berita terkait: Indonesia siapkan sistem peringatan dini dan hotline 112 untuk perjalanan mudik
Berita terkait: Menteri targetkan imunisasi campak capai 95 persen sebelum Lebaran
Berita terkait: Indonesia siapkan 6.859 masjid sebagai tempat istirahat mudik Lebaran

*Penerjemah: Maria C, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026*

Tinggalkan komentar