Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa kunjungan luar negerinya belakangan ini dan yang akan datang difokuskan untuk mengamankan pasokan minyak bagi Indonesia, seiring meningkatnya risiko distribusi global.
Di hadapan sekitar 800 pejabat tinggi, termasuk menteri, kepala lembaga, dan pimpinan keamanan, ia menampik anggapan bahwa perjalanannya itu bersifat seremonial atau untuk bersenang-senang.
“Hadirin sekalian, saya harus bepergian kesana kemari untuk mengamankan pasokan minyak,” kata Prabowo dalam rapat kerja pemerintah di kompleks Istana Presiden, Jakarta, pada Rabu.
Dia mengatakan meningkatnya ketegangan geopolitik mendorong pemerintah untuk meningkatkan keterlibatan dengan mitra internasional guna menjaga keamanan energi, yang disebutnya sangat krusial bagi stabilitas ekonomi.
Presiden baru-baru ini mengunjungi Jepang dari 29 hingga 31 Maret dan Korea Selatan dari 31 Maret hingga 1 April, dengan fokus memperkuat ketahanan ekonomi, termasuk kerja sama di sektor energi.
Prabowo menyebutkan rencananya untuk segera berkunjung ke negara lain guna memperluas pilihan Indonesia dalam pengadaan minyak.
Dia menekankan bahwa pendekatan ini sejalan dengan kebijakan luar negeri “bebas aktif” Indonesia yang sudah lama dianut, yang bertujuan menjaga hubungan seimbang dan memajukan kerja sama yang saling menguntungkan.
Pemerintah, tambahnya, berupaya mendiversifikasi sumber pasokan untuk mengurangi kerentanan terhadap guncangan eksternal.
Prabowo mengatakan, memastikan pasokan energi yang stabil tetap menjadi prioritas utama di tengah ketidakpastian pasar global.
Dia menyatakan keyakinannya terhadap prospek ekonomi Indonesia meskipun tekanan internasional semakin meningkat.
Menurut Presiden, Indonesia sedang memasuki periode prospek yang kuat bahkan saat negara-negara lain menghadapi tantangan terkait ketegangan geopolitik.
Dia menyatakan pemerintah terus memperkuat koordinasi kebijakan untuk mengantisipasi gangguan yang mungkin terjadi.
Prabowo juga mengakui tuntutan perannya, menekankan bahwa kepemimpinan memerlukan komitmen yang konstan.
“Sejak saya menjabat, saya harus bekerja dengan kemampuan terbaik. Saya tidak mengenal hari libur,” ujarnya.
Berita terkait: Racing for peace: Indonesia’s move to blunt Mideast escalation
Berita terkait: Prabowo envisions Indonesia, Japan to shape global stability
Penerjemah: Fathur/Genta, Tegar Nurfitra
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026