Presiden Prabowo Desak Para Menteri Percepat Kerja dalam Upaya Penciptaan Lapangan Kerja

Bogor, Jawa Barat (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto mendorong para menteri Kabinet Merah Putih untuk bekerja lebih cepat, terutama pada program-program yang dapat menciptakan banyak lapangan kerja, dalam rapat awal tahun di Hambalang, Bogor, pada Selasa.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan kepada pers di area Hambalang bahwa Presiden benar-benar mengharapkan kinerja yang lebih cepat, khususnya di sektor padat karya dan penciptaan pekerjaan.

Sebagai contoh, Presiden meminta percepatan pembangunan Desa Nelayan Merah Putih dan program pembangunan kapal ikan. “Beliau ingin program ini dipercepat karena tidak hanya padat karya tetapi juga akan meningkatkan produksi protein dari sektor perikanan, sehingga asupan protein masyarakat bisa ditingkatkan,” kata Hadi.

Dalam rapat tersebut, para menteri memaparkan capaian, evaluasi program strategis, serta rencana akselerasi ke depan.

Ditekankan pula bahwa swasembada pangan adalah salah satu program yang berhasil diwujudkan di tahun pertama pemerintahan Prabowo Subianto, ditandai dengan nol impor beras pada 2025, dengan tujuan untuk mempertahankan dan menguatkan capaian ini di tahun 2026.

Rapat juga membahas swasembada energi, termasuk capaian lifting minyak yang melampaui target APBN 2025 dan upaya percepatan untuk meningkatkan produksi lebih lanjut.

Ditambahkan juga bahwa rapat mengevaluasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang telah menjangkau 55 juta penerima dari target 82,9 juta, serta program Sekolah Rakyat yang gratis, yang saat ini sudah beroperasi di 166 lokasi.

Ada rencana untuk menambah sekitar 104 lokasi Sekolah Rakyat lagi pada 2026, bersamaan dengan upaya mempercepat pembangunan infrastruktur fisik dan non-fisik.

Selain itu, dibahas juga tentang penanggulangan bencana, khususnya percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di tiga provinsi di Sumatra yang terdampak bencana – Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

MEMBACA  Sidang Hasto Kristiyanto: Jaksana Menghadirkan Pakar Bahasa dari UI

Berita terkait: Pemerintah RI targetkan 1,5 juta lapangan kerja melalui skema layanan gizi
Berita terkait: Ekonomi kreatif Indonesia lampaui target lapangan kerja di 2025
Berita terkait: Jakarta dorong akses kerja yang lebih luas bagi penyandang disabilitas

*Penerjemah: Mentari Dwi, Raka Adji
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026*