Prabowo Umumkan Rencana Pusat Keuangan Khusus untuk Tarik Investor

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto menyatakan Indonesia berencana mendirikan pusat keuangan khusus untuk memperkuat posisinya sebagai tujuan investasi yang aman di tengah ketegangan geopolitik global yang meningkat.

“Kami sedang merencanakan pembentukan Pusat Keuangan Khusus dan sedang mengidentifikasi lokasi yang sesuai,” ujarnya dalam rapat kabinet di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu.

Dia mencatat ide ini pertama kali diusulkan beberapa tahun lalu oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan, dengan Bali awalnya dipertimbangkan sebagai lokasinya.

Prabowo mengatakan usulan ini semakin relevan karena Indonesia berupaya meyakinkan para investor bahwa iklim bisnis di Indonesia tetap stabil meskipun ada ketidakpastian global.

Dia menunjuk pada arus kedatangan warga negara Rusia dan Ukraina yang pindah ke Bali setelah pecahnya perang pada 2022 sebagai contoh dari perubahan dinamika global.

Menurut Presiden, pusat keuangan yang direncanakan ini dapat menarik investor yang sebelumnya menargetkan Timur Tengah tetapi kini mempertimbangkan ulang karena eskalasi ketegangan di wilayah tersebut.

Dia mengatakan krisis global harus dilihat bukan hanya sebagai risiko, tetapi juga sebagai peluang bagi Indonesia untuk memperluas peran ekonominya.

Prabowo menambahkan bahwa volatilitas memberikan kesempatan untuk memperkenalkan inisiatif strategis dan mempercepat program-program pembangunan prioritas.

“Intinya adalah kita memiliki potensi yang besar, tetapi kita harus bekerja lebih keras dan dengan ketepatan yang lebih tinggi,” katanya.

Pemerintah meningkatkan upaya untuk menarik investasi di berbagai sektor, termasuk energi terbarukan dan ekonomi digital, untuk mencapai target tahun 2026.

Indonesia bertujuan mengamankan investasi sebesar Rp2.175 triliun (sekitar US$128 miliar) pada tahun ini.

Data dari Kementerian Investasi dan Hilirisasi menunjukkan bahwa realisasi investasi pada 2025 mencapai Rp1.931,2 triliun, melebihi target resmi sebesar Rp1.905,6 triliun.

MEMBACA  Langsung! Duel Cagliari vs Lazio Serie A Siaran Langsung di ANTV

Berita terkait: Kunjungan kenegaraan ke Jepang dan Korea Selatan amankan US$33,89 miliar

Berita terkait: Indonesia amankan investasi Rp380 triliun dari Jepang

Penerjemah: Maria C, Genta T, Raka Adji
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar