Rabu, 7 Januari 2026 – 07:55 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan bahwa Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana akan fokus menangani berbagai kebutuhan darurat di wilayah terdampak bencana di Sumatera.
Baca Juga:
Desa Owaq Kembali Terkoneksi, Telkomsel Percepat Pemulihan Jaringan di Aceh Tengah
Dalam kapasitasnya sebagai pimpinan Satgas, Tito menjelaskan bahwa tugas utama tim mencakup pemulihan infrastruktur, sektor pendidikan, pemerintahan, pembangunan jalan, perumahan, hingga fasilitas kesehatan dan pelayanan publik.
Banjir susulan di Aceh Tamiang.
Baca Juga:
Cara Pertamina Patra Niaga Akselerasi Pemulihan Aktivitas Pendidikan di Aceh Pascabencana
“Tugasnya melihat apa yang darurat mulai pemulihan infrastruktur, pendidikan pemerintahan pembangunan jalan, kemudian masalah perumahan, kemudian fasilitas kesehatan, pelayanan publik, ya semua,” katanya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa.
Menurutnya, seluruh aspek mendasar kehidupan masyarakat pascabencana menjadi perhatian Satgas.
Baca Juga:
Mendagri Pastikan Stok Beras buat Daerah Bencana Sumatera Aman hingga 6 Bulan
Ia mengatakan bahwa Satgas ini secara khusus menangani bencana di tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan cakupan wilayah sebanyak 52 kabupaten dan kota.
Sementara itu, untuk penanganan bencana di daerah lain, lanjut Tito, masih berada di bawah kewenangan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Terkait target waktu penyelesaian, Tito menyebut tidak ada batas waktu khusus yang ditetapkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Meski demikian, Satgas akan bekerja secepat mungkin untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi di daerah terdampak.
“Target tidak ada, tapi tentu kita akan bekerja secepat mungkin,” ujarnya.
Saat ini, Tito mengakui Satgas masih dalam tahap awal pembentukan. Presiden telah menunjuk Wakil Kepala Satgas, yakni Letnan Jenderal TNI Richard Tampubolon. Keduanya dijadwalkan segera menggelar rapat untuk menentukan langkah-langkah kerja serta menyusun struktur organisasi Satgas.
“Besok saya akan rapat berdua untuk menentukan langkah-langkah dan struktur,” kata Tito.
Presiden Prabowo Subianto membentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pembentukan satgas tersebut diumumkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi usai retret Kabinet Merah Putih Jilid II di Hambalang.
Banjir merendam salah satu desa di Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat
Photo: ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat
Presiden Prabowo menunjuk Mendagri Tito Karnavian sebagai ketua satgas, didampingi Richard Tampubolon, dengan dukungan dewan pengarah yang diketuai Menteri Koordinator Bidang PMK Pratikno. (Ant)
Usulan Pilkada Lewat DPRD, DPR Lebih Pilih Fokus Tangani Bencana Sumatera
Dasco juga menyampaikan pihaknya lebih mementingkan antisipasi dan mitigasi bencana di sejumlah daerah ketimbang bahas Pilkada lewat DPRD.
VIVA.co.id
6 Januari 2026