Prabowo Temui Albanese Jelang Rencana Perjanjian Indonesia-Australia

Jakarta (ANTARA) – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese untuk pertemuan bilateral di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat pagi.

PM Albanese beserta rombongan konvoinya tiba di halaman istana pukul 09.00 WIB. Presiden Prabowo menyambutnya secara langsung. Kedua pemimpin itu menyaksikan pertunjukan tarian tradisional sebelum upacara resmi, dimana lagu kebangsaan kedua negara diperdengarkan.

Sebelum masuk ke dalam istana, Presiden Prabowo memperkenalkan delegasinya kepada PM Albanese. Hadir antara lain Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Duta Besar Indonesia untuk Australia Siswo Pramono.

Sebaliknya, PM Albanese juga memperkenalkan rombongannya, termasuk Menteri Luar Negeri Penny Wong dan Duta Besar Australia untuk Indonesia Rod Brazier.

Kedua pemimpin kemudian masuk ke istana untuk melakukan pertemuan tertutup. PM Albanese berkunjung ke Indonesia dari tanggal 5 hingga 7 Februari. Ini merupakan kunjungan kelima kalinya ke Indonesia sejak menjabat sebagai perdana menteri. Dia tiba di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Kamis malam.

Menurut pernyataan Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Perjanjian Keamanan Bersama Australia-Indonesia diharapkan akan ditandatangani selama kunjungan ini. Selain keamanan regional, topik pembahasan utama mencakup perdagangan, investasi, pendidikan, dan pembanguanan berkelanjutan.

Berita terkait: Apa yang diharapkan dari perjanjian pertahanan Indonesia-Australia yang akan datang
Berita terkait: Indonesia dan Australia sepakati pakta pertahanan baru

Penerjemah: Maria Cicilia Galuh P, Nabil Ihsan

Editor: Anton Santoso

Hak Cipta © ANTARA 2026

MEMBACA  Rencana Kenaikan Tarif Angkutan Barang Kereta Api Ukraina untuk Atasi Utang

Tinggalkan komentar