Prabowo Tegaskan Perdamaian Perlu Upaya Mengakhiri Kemiskinan dan Ketidakadilan

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa menjaga perdamaian memerlukan lebih dari sekedar doa atau harapan. Dia menekankan perlunya upaya yang berkelanjutan untuk mencapai kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia sebagai fondasi stabilitas nasional dan global.

Berbicara dalam peringatan Nuzulul Quran di Istana Negara, Jakarta, Selasa malam, Prabowo mengatakan perdamaian sejati hanya dapat terwujud ketika pemerintah menghilangkan kemiskinan, kelaparan, dan penderitaan sosial.

"Menjaga perdamaian tidak bisa hanya mengandalkan doa dan harapan. Harus disertai dengan usaha nyata dan kerja keras untuk mencapai kemakmuran dan keadilan bagi rakyat kita," ujarnya.

Dia menambahkan, perdamaian tidak akan "jatuh dari langit" tanpa tindakan yang tegas. Indonesia dikaruniai sumber daya alam yang melimpah yang seharusnya mendukung kesejahteraan nasional jika dikelola dengan bertanggung jawab.

Prabowo mengatakan para pemimpin nasional memikul tanggung jawab besar untuk mengelola sumber daya tersebut dengan bijak agar kekayaan negara bermanfaat bagi semua warga dan memastikan tidak ada rakyat Indonesia yang tertinggal atau hidup dalam kesulitan.

Presiden menegaskan bahwa tugas utama pemerintah adalah menjamin perlindungan dan perhatian bagi seluruh warga negara. Negara harus memastikan kesejahteraan, keamanan, dan martabat rakyat.

Prabowo menyatakan dia selalu mengingat amanat konstitusi yang mewajibkan negara melindungi setiap warga negara Indonesia tanpa memandang suku, ras, atau agama. Semua orang harus diperhatikan dan dibina oleh bangsa.

Dalam kebijakan luar negeri, Prabowo menegaskan kembali komitmen Indonesia untuk menjaga perdamaian global dengan membangun persahabatan dan hubungan konstruktif dengan semua negara. Hal ini mencerminkan prinsip Jakarta yang telah lama dianut, yaitu kerja sama dan saling menghormati dalam hubungan internasional.

Berita terkait: Prabowo tinjau persediaan pangan dan energi jelang Lebaran

MEMBACA  Sepertinya PC Copilot Plus dari Intel dan AMD tidak akan memiliki fitur Copilot AI saat diluncurkan.

Berita terkait: Presiden akan sampaikan pidato soal dampak konflik global

Penerjemah: Andi F, Rahmad Nasution
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © ANTARA 2026