Prabowo targetkan 800 BUMN bermasalah untuk ditutup

Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, mengumumkan rencana untuk membubarkan hingga 800 perusahaan milik negara (BUMN) yang kurang berprestasi, sebagai bagian dari efisiensi besar-besaran untuk mengurangi kerugian negara dan memberantas korupsi.

Berbicara pada Selasa lalu saat penutupan konferensi Nahdlatul Ulama di Bangkalan, Jawa Timur, Prabowo mengaku terkejut setelah mengetahui bahwa Indonesia, yang merupakan ekonomi terbesar di Asia Tenggara, mengelola lebih dari 1.000 entitas bisnis negara.

“Tujuan akhir kita adalah membubarkan 800 perusahaan negara, kurang lebih. Yah, setidaknya kita akan menargetkan 700 entitas,” kata Prabowo dalam pidato yang disiarkan langsung oleh Sekretariat Presiden.

Presiden membela restrukturisasi agresif ini, menyebutnya sebagai strategi penting untu mengurangi pengeluaran berlebihan untuk manajemen sektor publik dan personalia. Dengan menutup ratusan perusahaan yang tidak menguntungkan, menurutnya, pemerintah akan menghemat triliunan rupiah yang sebelumnya dialokszkan untuk gaji, tunjangan, dan bonus bagi para direktur dan komisaris.

Menurut Prabowo, pemerintah sudah melikuidasi sekitar 240 bisnis negara yang terus mengalami kerugian. Dia mencatat bahwa pemotongan struktural ini sudah meringankan tekanan fiskal terhadap anggaran nasional Indonesia.

“Kami sudah menutup sekitar 240 bisnis karena tidak ada satu pun yang untung; mereka terus mencatat kerugian,” kata Prabowo, sambil menegaskan bahwa entitas-entitas itu pada akhirnya adalah “milik rakyat”.

Dia lebih lanjut menuduh bahwa beberapa direksi sengaja memanfaatkan struktur korporasi yang rumit pada bebrapa BUMN untuk “menyembunyikan korupsi mereka”.

Pemangkasan korporasi yang agresif ini menyusul perombakan besar-besaran pada kelembagaan sektor publik Indonesia. Parlemen baru-baru ini menyetujui pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara. Tanggung jawab operasional atas aset negara telah dialihkan ke Danantara, dana kekayaan berdaulat Indonesia senilai miliaran dolar, sementara fungsi regulasi dipindahkan ke Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) yang baru dibentuk.

MEMBACA  Jawaban Mini Crossword NYT Hari Ini untuk 1 Juni

BP BUMN telah menetapkan target eksplisit untuk mengkonsolidasikan dan mengecilkan jumlah perusahaan negara dan anak perusahaanya dari 1.100 menjadi hanya 257.

Tinggalkan komentar