Prabowo Targetkan 500 Sekolah Unggulan di Seluruh Indonesia dalam Empat Tahun

Jakarta (ANTARA) – Presiden Indonesia Prabowo Subianto mengumumkan target pemerintah untuk mendirikan 500 sekolah berkualitas tinggi di seluruh negeri dalam waktu empat tahun. Ini merupakan upaya untuk mencetak generasi talenta yang kompetitif.

Dia menjelaskan bahwa sekolah-sekolah ini akan menggunakan merek Taruna Nusantara atau Garuda High School.

“Target kami adalah setiap provinsi memiliki minimal satu Sekolah Taruna Nusantara atau Garuda High School. Semua provinsi harus punya sekolah unggulan,” kata Prabowo saat peresmian kampus baru Taruna Nusantara di Malang, Jawa Timur, hari Selasa.

Dalam pidato yang disiarkan langsung oleh Sekretariat Presiden, presiden menekankan bahwa pemerintah akan memperluas jaringan Sekolah Taruna Nusantara, yang dikenal dengan pendekatan semi-militer dalam pendidikan berkualitas.

Taruna Nusantara, yang dikenal sebagai sekolah prestisius, memiliki sejumlah alumni yang kini menjabat di kabinet Presiden Prabowo, seperti Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Daerah Agus Harimurti Yudhoyono dan Menteri Luar Negeri Sugiono.

Prabowo menyebutkan, saat ini sekolah tersebut sudah memiliki dua kampus lain di Magelang (Jawa Tengah) dan Cimahi (Jawa Barat). Sedangkan fasilitas tambahan sedang dibangun di Ibu Kota Nusantara (Kalimantan Timur), Minahasa (Sulawesi Utara), dan Pagar Alam (Sumatera Selatan).

Kepala negara juga merencanakan pendirian minimal 20 sekolah dibawah program Sekolah Garuda untuk memperluas akses layanan pendidikan terbaik di berbagai daerah.

“Usaha ini diharapkan dapat mempercepat kebangkitan bangsa Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa sekolah unggulan tidak hanya fokus pada kecemerlangan akademik, tapi juga pada penanaman karakter mulia kepada peserta didik.

Dia berharap sekolah semacam ini dapat mencetak calon pemimpin yang patriotik, dilengkapi dengan keterampilan dan kualitas kepemimpinan yang diperlukan untuk memajukan bangsa.

MEMBACA  Saham Jepang "bernilai menarik," harapkan rally akhir tahun, kata Citi menurut Investing.com.

Indonesia secara resmi meluncurkan program Sekolah Garuda pada 8 Oktober tahun lalu, dengan tujuan memperkuat pendidikan sains, teknologi, teknik, dan matematika secara nasional.

“Siswa yang dididik dalam program ini diharapkan dapat masuk ke universitas terbaik nasional dan global,” ujar Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti saat peluncuran program di SMA Negeri M.H. Thamrin, Jakarta.

Peluncuran itu menetapkan 12 sekolah berprestasi sebagai perintis dan menandai dimulainya pembangunan empat sekolah baru di berbagai wilayah.

Berita terkait: Indonesia menargetkan 500.000 siswa di Sekolah Rakyat pada 2030

Penerjemah: Maria C, Tegar Nurfitra
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar