Prabowo Sampaikan Ucapan Paskah dan Hari Kosmonotika dalam Pertemuan di Moskwa

Jakarta (ANTARA) – Presiden Indonesia Prabowo Subianto menyampaikan ucapan untuk Hari Paskah Ortodoks dan Hari Kosmonautika, yang keduanya diperingati pada 12 April 2026, kepada masyarakat Rusia dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Vladimir Putin di Moskow, Senin.

Seperti dilihat melalui siaran langsung Sekretariat Presiden dari Jakarta, Prabowo mengakui pentingnya kedua peringatan tersebut bagi Rusia dan memuji kontribusi Moscow yang luar biasa dalam eksplorasi luar angkasa.

Dia melanjutkan, warisan kuat Rusia dalam penerbangan angkasa bahkan mempengaruhi masyarakat Indonesia, yang tercermin dalam praktik pemberian nama.

“Banyak warga Indonesia yang menamai anak mereka Gagarin atau Yuri,” kata Prabowo, merujuk pada kosmonot Soviet Yuri Gagarin, manusia pertama yang berhasil melakukan perjalanan ke luar angkasa.

Sebagai respon, Presiden Putin menyatakan kegembiraannya atas ucapan tersebut, mencatat signifikansinya yang datang dari pemimpin negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia.

Dia kemudian menekankan sifat multikonfessional masyarakat Rusia, di mana orang-orang biasa merayakan hari raya keagamaan lintas iman.

Dalam pertemuan itu, Prabowo dan Putin sepakat untuk meningkatkan kerjasama bilateral di bidang ekonomi, energi, ruang angkasa, pertanian, dan farmasi.

Prabowo juga menggunakan kesempatan ini untuk secara pribadi berterima kasih kepada pemerintah Rusia atas dukungannya yang beragam bagi Indonesia, termasuk mendukung keberhasilan Indonesia bergabung dengan kelompok BRICS.

Mengenai hubungan bilateral, dia mengamati bahwa masih ada kebutuhan untuk akselerasi di bidang-bidang tertentu, meskipun kedua negara telah mencapai kemajuan signifikan dalam sebagian besar kesepakatan.

Dia secara khusus berjanji akan mengawasi langsung pelaksanaan kerjasama dalam urusan moneter.

Putin, di sisi lain, mencatat peningkatan 12,5 persen dalam perdagangan bilateral tahun lalu dan menetapkan energi, antariksa, pertanian, dan farmasi sebagai sektor prioritas untuk kerjasama.

MEMBACA  Manchester United Tak Isyaratkan Amorim, Sudah Siapkan Cadangan dan Incar Enzo Maresca dari Manchester City

Dia menyatakan keyakinan bahwa keanggotaan Indonesia di BRICS juga akan membuka peluang baru untuk kolaborasi antara kedua negara.

Delegasi Indonesia dalam pertemuan tersebut termasuk Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Berita terkait: Prabowo konsultasi dengan Putin soal ketidakpastian geopolitik global

Berita terkait: Prabowo akan awasi hubungan moneter Indonesia-Rusia

Berita terkait: Prabowo-Putin setuju tingkatkan kerjasama ekonomi dan energi

Penerjemah: Fathur R, Tegar Nurfitra
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar