Presiden Prabowo Subianto hadir di acara pembukaan KTT ASEAN ke-48 dan Pertemuan Terkait di Cebu, Filipina, pada hari Jumat. Beliau memimpin delegasi Indonesia dengan menerapkan “diplomasi peci hitam” di forum tertinggi blok ASEAN tersebut.
Prabowo tiba di tempat pertemuan, Mactan Expo, dengan menggunakan mobil Maung—sebuah kendaraan taktis ringan produksi perusahaan pertahanan milik negara, Pindad.
Setibanya di sana, Presiden Prabowo disambut oleh Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. dan Ibu Negara Marie Louise Araneta-Marcos. Mereka kemudian berfoto bersama di area penyambutan KTT.
Prabowo, yang mengenakan setelan jas hitam dengan dasi bergaris biru dan peci hitam—topi tradisional yang biasa dipakai di Indonesia—masuk ke ruang tunggu untuk menunggu kedatangan pemimpin ASEAN lainnya.
Kedatangannya diikyuti oleh Perdana Menteri Laos Sonexay Siphandone, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim beserta istrinya, Wan Azizah Wan Ismail, Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul, dan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmão.
Pemimpin lain yang tiba tidak lama kemudian termasuk Perdana Menteri Vietnam Le Minh Hung dan Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, didampingi oleh putranya, Pangeran Abdul Mateen.
Usai sesi penyambutan, para pemimpin ASEAN lalu memasuki ruang utama untuk acara pembukaan KTT ASEAN ke-48.
Acara dibuka dengan pertunjukan seni tradisional Filipina, disusul dengan sambutan dari tuan rumah.
Presiden Marcos Jr. kemudian mengundang semua pemimpin naik ke panggung untuk foto bersama, dengan gaya “jabat tangan ASEAN” yang khas.
Setelah acara selesai, para pemimpin bergerak menuju ruang tunggu sebelum sidang utama KTT ASEAN ke-48, yang akan dimulai pada pukul 10:00 waktu setempat.
Berita terkait: Prabowo desak ASEAN percepat integrasi jaringan energi
Berita terkait: Ketahanan ASEAN kunci atasi krisis regional: Menlu RI