Jumat, 20 Maret 2026 – 06:21 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti penggunaan anggaran di tingkat daerah yang dinilainya belum sepenuhnya produktif. Ia menyinggung adanya pembelian mobil dinas untuk kepala daerah dengan harga yang fantastis, mencapai Rp8 miliar.
Menurut Presiden, masih banyak kebutuhan dasar masyarakat seperti pembangunan jembatan desa yang belum terpenuhi. Namun, anggaran daerah justru dipakai untuk hal-hal yang bukan prioritas.
"Banyak tugas yang seharusnya dilaksanakan kabupaten dan provinsi tidak dilakukan. Contohnya tadi jembatan desa, rakyat harus berteriak, presiden turun tangan. Maaf, kan ada dana desa, kemana dananya? Bupati kemana, dana gubernur? Tapi, okelah, saya ambil tanggung jawab. Jadi kita harus terbuka, harus fair," ujar Prabowo dalam sesi tanya jawab dengan wartawan di kediamannya di Hambalang, Bogor, yang tayang Kamis.
Presiden menyebut pola belanja daerah saat ini masih kurang efisien, termasuk dalam pengeluaran untuk fasilitas pejabat.
"Banyak pejabat itu, menurut saya, ini tidak hemat. Anda lihat sendiri. Kita transparan ya. Ada kabupaten, eh pemerintah daerah, beli mobil dinas gubernur harganya berapa? Rp8 miliar," kata Prabowo.
Sebagai perbandingan, Prabowo menegaskan dirinya memakai kendaraan dinas buatan dalam negeri dengan harga jauh lebih rendah.
"Saya Presiden Indonesia. Saya pakai mobil Maung buatan Indonesia. Harganya Rp700 juta. Mungkin karena ini untuk Presiden, ada tambahan antipeluru, jadi sekitar Rp1 miliar. Tapi, tidak sampai Rp8 miliar. Kita selidiki semuanya, untuk efisiensi," ucap Presiden.
Kepala Negara juga menekankan pentingnya kesadaran dan tanggung jawab kepala daerah dalam mengelola anggaran publik agar benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.
"Habis itu kunjungan kerja-kunjungan kerja, ya sudah itu yang kita minta. Kesadaran, rasa tanggung jawab, iya kan?" kata Presiden.
Prabowo mengingatkan tugas utama kepala daerah adalah melayani masyarakat, bukan hanya menghabiskan anggaran.
"Bupati kerja untuk rakyatmu, gubernur kerja untuk rakyatmu, itu yang kita minta," pungkas Prabowo. (Ant)