London (ANTARA) – Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Raja Charles III dari Inggris Raya bertemu di Lancaster House, London, pada Rabu pagi untuk membahas keberlanjutan lingkungan, dengan fokus khusus pada perlindungan satwa liar dan konservasi gajah.
Pembicaraan, yang digelar di balai utama mansion itu, menghimpun para filantropis lingkungan dari Indonesia dan Inggris. Diskusi ini mencerminkan peran lama Raja Charles sebagai pelindung organisasi konservasi internasional WWF.
Presiden Prabowo, didampingi putranya Didit Hediprasetyo dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, tiba di Lancaster House lebih dulu dari sang raja, dilaporkan wartawan ANTARA. Presiden disambut adiknya, Hashim Djojohadikusumo, yang menjabat utusan khususnya untuk iklim dan energi, bersama Dominic Jermey, Duta Besar Inggris untuk Indonesia.
Raja Charles tiba tak lama kemudian dan disambut langsung oleh Presiden Prabowo di pintu masuk sebelum kedua pemimpin itu melanjutkan ke pertemuan semi-formal selama 45 menit, yang diadakan sambil minum teh.
Dalam sesi tersebut, Prabowo memperkenalkan putra dan sekretaris kabinetnya kepada raja Inggris. Juga hadir Menteri Lingkungan Hidup Indonesia Hanif Faisol Nurofiq, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dan Budiman Sudjatmiko, Kepala Badan Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (BP Taskin).
Usai pertemuan, Raja Charles meninggalkan Lancaster House dengan berjalan kaki, sementara Presiden Prabowo berangkat tak lama kemudian untuk melanjutkan agenda di Istana St. James, tempat keduanya menggelar diskusi tertutup.
Presiden Prabowo dijadwalkan berangkat dari London menuju Davos, Swiss, di mana beliau akan menyampaikan pidato khusus di Forum Ekonomi Dunia pada Kamis, 22 Januari.
Berita terkait: Kamar Dagang Indonesia-Inggris perkuat hubungan dagang bilateral
Berita terkait: Indonesia kejar hubungan pendidikan lebih dalam dengan universitas-universitas terkemuka Inggris
Penerjemah: Genta Tri M/Galih P, Tegar Nurfitra
Editor: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Hak Cipta © ANTARA 2026