Selasa, 6 Januari 2026 – 01:10 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto mengaku bersyukur bisa masuk ke dalam kabinet pemerintahan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) pada periode 2019-2024 lalu.
Baca Juga :
Prabowo: Survei Sebut Rakyat Indonesia Paling Bahagia di Dunia
Masa-masa tersebut disebut Prabowo sebagai ‘magang’ dimana dirinya banyak belajar sebagai pejabat pemerintah. Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya di acara perayaan Natal nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 5 Januari 2026.
Baca Juga :
Prabowo Sebut MBG Sudah Jangkau 55 Juta Penerima di Tahun 2026
"Saya bersyukur, saya mendapatkan kesempatan, saya diajak bergabung dalam pemerintah Presiden Joko Widodo selama lima tahun. Selama lima tahun saya masuk ke dalam kekuasaan eksekutif. Jadi bagi saya lima tahun itu adalah semacam masa magang, masa pembelajaran," kata Prabowo dalam pidatonya.
Prabowo mengenang saat pertama kali dirinya sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) hadir dalam pertemuan Kabinet Indonesia Maju. Saat itu, Prabowo mengaku sempat berbincang dengan rekan sesama menteri di kabinet tersebut.
Baca Juga :
Prabowo: Di Tengah Gejolak Perang Dimana-mana, Kita Harus Bersyukur Indonesia Damai
"Saya mengatakan kepada beberapa rekan-rekan saya bilang, waktu itu kan 2019 saya kandidat yang kalah ya. Tapi saya waktu masuk ruang kabinet saya melihat dan saya katakan, seandainya saya menang sebagian besar kabinet itu pasti saya ajak membantu saya," ucapnya.
Ucapan di tahun 2019 itu kemudian diwujudkan Prabowo saat dirinya memenangkan kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 lalu. Dimana, banyak menteri Jokowi yang masuk ke dalam Kabinet Merah Putih.
"Dan itu terbukti begitu saya jadi presiden ya banyak dari mereka yang saya ajak bergabung dalam Kabinet Merah Putih ini," tutur Prabowo.
"Begitu saya jadi presiden ya banyak dari mereka yang saya ajak bergabung dalam Kabinet Merah Putih ini. Banyak dari mereka masih tetap saya ajak. Kenapa? Karena memimpin, mengelola, dan mengendalikan pemerintahan untuk sebuah negara sebesar ini harus terdiri dari putra-putri terbaik. Tidak bisa, tidak bisa kita sembarangan," pungkasnya.
Seloroh Prabowo Kalah Pilpres 3 Kali: Pak Luhut Nggak Dukung Saya Sih!
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkit kekalahannya sebanyak tiga kali dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) sebelum akhirnya menang pada kontestasi yang keempat 2024 lalu.
VIVA.co.id
6 Januari 2026