Prabowo Bersyukur Dapat Magang di Kabinet Jokowi sebagai Masa Pembelajaran

loading…

Presiden Prabowo Subianto sedang berpidato di acara Perayaan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Foto/Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rasa syukurnya karena bisa masuk ke dalam Kabinet Indonesia Maju di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada periode 2019-2024. Menurut dia, masa itu merupakan sebuah proses belajar untuk bekerja di dalam pemerintahan.

Pernyataan tersebut dia sampaikan dalam pidatonya pada Peringatan Natal Nasional 2025 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (5/1/2026) malam. “Saya bersyukur mendapat kesempatan diajak bergabung dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo selama lima tahun. Selama lima tahun itu saya berada di dalam kekuasaan eksekutif. Jadi, bagi saya, lima tahun tersebut seperti masa magang, masa pembelajaran,” ujar Prabowo.

Prabowo bercerita, saat pertama kali menghadiri rapat Kabinet Indonesia Maju, dirinya yang waktu itu menjabat sebagai Menteri Pertahanan berbicara dengan rekan-rekan sesama menteri. Dia mengataka, seandainya memenangkan Pilpres 2019, ia juga akan mengajak beberapa anggota kabinet Jokowi untuk menjadi menteri di pemerintahannya.

Baca Juga: Indonesia Jadi Negara Paling Bahagia, Prabowo: Ini Mengharukan bagi Saya

“Waktu saya hadir di rapat kabinet pertama, saya lihat sekeliling dan saya sudah tentu hadir di pelantikan, saya bilang ke beberapa rekan waktu itu, kan di 2019 saya kandidat yang kalah. Tapi, pas saya masuk ruang kabinet, saya lihat dan saya bilang kalo saya yang menang, sebagian besar dari kabinet itu pasti saya ajak untuk bantu saya,” kata Prabowo.

Prabowo menambahkan, setelah terpilih menjadi presiden di tahun 2024, ada sejumlah menteri dari era Jokowi yang kembali dia ajak bergabung dalam kabinetnya. “Dan itu terbukti, pas saya jadi presiden, banyak dari mereka yang tetap saya ajak. Kenapa? Karena memimpin, mengelola, dan mengendalikan pemerintahan untuk negara sebesar ini harus terdiri dari putra-putri terbaik, tidak bisa sembarangan,” ucap ketua umum Partai Gerindra ini.

MEMBACA  Dengan Keunggulan Ini, Jetour Pede Dashing Mampu Bersaing dengan Rivalnya di Indonesia

(zik)