Kamis, 8 Januari 2026 – 01:01 WIB
Jakarta, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan para menteri diberikan kewenangan untuk menindak pihak-pihak yang melanggar aturan. Atas hal tersebut, dia mengingatkan para menteri untuk siap dihujat.
Baca Juga:
Prabowo Ungkap Kejanggalan Indonesia: Negara Kaya tapi Rakyat Masih Miskin, Tak Masuk Akal
Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara panen raya dan pengumuman swasembada pangan di Karawang, Jawa Barat, Rabu, 7 Januari 2026.
Awalnya, Prabowo menuturkan dirinya disodorkan daftar perusahaan yang izinnya akan dicabut karena melanggar aturan.
Baca Juga:
Prabowo Beri Penghargaan Sejumlah Anggota Polri Terkait Dukungan Ketahanan Pangan Nasional, Ini Daftarnya
Namun, dia mengaku enggan melihat daftar tersebut. Sebab, khawatir akan terpengaruh dan terjadi konflik kepentingan.
"Saya nggak mau lihat itu. Karena saya takut ada teman saya di situ. Nggak enak, bisa terpengaruhi saya. Begitu lihat daftar, eh teman saja," ucap Prabowo.
Baca Juga:
Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa ke Mentan Amran
Prabowo lantas mengatakan, keputusan pencabutan izin ada di tangan aparat penegak hukum, termasuk Jaksa Agung.
"Ya kalau yang dicabut, ya salahkan saja Jaksa Agung," katanya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo pun mengingatkan bahwa sejak awal dilantik, para menteri ditunjuk untuk menjalankan berbagai tugas termasuk yang memiliki risiko besar dan berpotensi menimbulkan kritik.
Dia pun meminta para menteri untuk siap menerima kritik dan hujatan imbas tugas tersebut.
"Memang kalian menteri-menteri, kalian diangkat ya untuk dihujat," ungkap dia.
Prabowo kemudian menekankan bahwa setiap pelanggaran harus ditindak tegas tanpa keraguan. Menurutnya, ketentuan dalam UUD 1945 Pasal 33 mengenai pengelolaan kekayaan negara sudah sangat jelas dan tidak memerlukan penafsiran tambahan.
"Yang melanggar, tindak. Sederhana. Bahasa Indonesia nggak usah ditafsirkan, UUD 1945 Pasal 33 jelas, ndak usah ada penerjemah," pungkas Prabowo.
—
Prabowo Sentil Elite Suka Nyinyir: Kesehatan Jiwa Mereka Agak Aneh
Presiden RI Prabowo Subianto menyentil elite-elite yang kerap bersikap mengejek bahkan nyinyir terhadap keberhasilan bangsa di bawah kepemimpinannya.
VIVA.co.id
8 Januari 2026