Prabowo Berjanji Perluas Tambak Produktif di Seluruh Daerah

Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk mempercepat pengembangan proyek tambak produktif di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan setelah ia melakukan inspeksi di Tambak Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, pada hari Sabtu.

“Kami sedang mengembangkan 2.000 hektar tambak di Waingapu, 65 hektar di sini (Kebumen), 200 hektar di Gorontalo, dan 14 hektar di jalur Pantura (Pantai Utara) Jawa Barat,” ujarnya.

Berbeda dengan tambak di Kebumen yang fokus pada budidaya udang, Prabowo menjelaskan proyek di Pantura akan lebih difokuskan pada budidaya ikan. Diversifikasi ini bertujuan untuk mendukung setiap daerah dalam memaksimalkan kontribusinya dalam menyediakan sumber protein hewani, baik untuk pasar domestik maupun internasional.

Prabowo menyampaikan bahwa perluasan proyek tambak ini adalah upaya strategis untuk menciptakan lapangan kerja, menghasilkan nilai tambah, dan meningkatkan devisa melalui ekspor pangan. Menurutnya, konsep produktivitas dalam pembangunan nasional kini memiliki parameter yang jelas, di mana sebuah proyek dianggap produktif jika dapat menambah lapangan kerja, menghasilkan nilai tambah, memperkuat kekayaan nasional, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Presiden juga mengelaborasi kinerja BUBK Kebumen yang kini mampu memproduksi 40 ton per hektar, dengan harga pasar Rp70 juta per ton sebagai contoh nyata produktivitas. Untuk itu, pemerintah saat ini tengah mempercepat pengembangan proyek serupa di beberapa daerah guna mengoptimalkan potensi sumber daya alam nasional.

Proyek tambak udang Kebumen yang terletak di Desa Tegal Retno, Kecamatan Petanahan, merupakan proyek strategis nasional yang dibangun selama periode 2022-2023. Area seluas 100 hektar ini saat ini mengoperasikan 65 hektar lahan yang dilengkapi sistem intake air laut,serta 139 kolam produksi, dan fasilitas pengolahan air limbah terintegrasi. Saat ini, kawasan tersebut telah menjadi penggerak ekonomi regional yang mempekerjakan 145 pekerja tetap dan 500 pekerja harian lepas, sekaliguss menjadi model modernisasi budidaya udang nasional.

MEMBACA  Prabowo menyambut peluncuran penerbangan baru Indonesia-Thailand

Tinggalkan komentar