Prabowo Akhiri Masa Jabatan Berkepanjangan sebagai Ketua PB IPSI

Jakarta (ANTARA) – Presiden Prabowo Subianto memutuskan untuk mengakhiri masa jabatannya yang sudah puluhan tahun sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI).

Dia menjelaskan keputusan ini diambil karena tanggung jawabnya saat ini sebagai Presiden Indonesia sangat menyita waktu, sehingga tidak memungkinkan baginya untuk menjalankan tugas sebagai Ketua Umum PB IPSI dengan efektip.

“Hari ini, saya umumkan bahwa saya tidak akan melanjutkan lagi sebagai Ketua Umum PB IPSI, karena saya sekarang memegang tugas nasional yang membutuhkan seluruh waktu dan perhatian saya,” ujarnya dalam kongres nasional organisasi tersebut di Jakarta, Sabtu.

Selama bertahun-tahun di PB IPSI, Prabowo pernah menjabat sebagai Wakil Ketua selama empat periode dan Ketua selama lima periode.

Ia mengakui belakangan ini sudah tidak aktif langsung dalam kegiatan organisasi, meskipun terus memberikan dukungan dari balik layar.

Prabowo menekankan bahwa ia tidak bersedia dicalonkan lagi sebagai ketua dan meminta organisasi untuk menemukan penerus terbaik untuk memimpin PB IPSI.

“Saya minta maaf, tetapi saya tidak bersedia untuk dicalonkan kembali. Saya yakin ada generasi baru yang siap mengambil alih kepemimpinan di IPSI, dan saya pasti akan terus mendukung PB IPSI,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, dia juga meminta maaf atas segala kekurangan selama kepemimpinannya dan menyampaikan apresiasi atas dukungan serta kesetiaan yang diberikan semua pihak selama ia memimpin organisasi.

Dia mencatat bahwa satu tujuan yang belum tercapai adalah masuknya pencak silat—seni bela diri tradisional Indonesia—ke dalam Olimpiade. Meski demikian, ia optimistis kepemimpinan yang baru akan dapat mewujudkan visi ini.

Meski tidak lagi menduduki jabatan resmi, Prabowo menegaskan akan terus mendukung PB IPSI dalam kapasitas apa pun, sesuai komitmennya terhadap pencak silat.

MEMBACA  Reza Artamevia Menyetujui Thariq Halilintar Sebagai Calon Menantunya, Berdoa Untuk Hubungan AnaknyaReza Artamevia Approves Thariq Halilintar as Her Future Son-in-Law, Praying for Their Relationship

“Saya sudah menjadi bagian dari keluarga besar IPSI selama 34 tahun dan saya siap terus memberikan dukungan, baik saya menyandang gelar maupun tidak. Seorang pendekar tetaplah pendekar hingga napas terakhir,” tegas Prabowo.

Berita terkait: Pencak silat martial arts reflects Indonesian character : Prabowo

Berita terkait: Prabowo wants pencak silat to be contested in Olympics

Berita terkait: Jakarta pencak silat festival revitalizes cultural identity: minister

Penerjemah: Fathur Rochman, Raka Adji
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar