Posko Komando Transportasi Idul Fitri untuk Jamin Mobilitas Masyarakat: Menteri

Jakarta (ANTARA) – Pemerintah Indonesia udah membentuk Posko Terpadu Transportasi Idul Fitri 2026 buat pantau perjalanan nasional, tingkatkan pengawasan operasional, dan pastikan pergerakan masyarakat lancar saat periode mudik dan balik tahunan.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bilang posko ini bakal jadi pusat koordinasi nasional buat tangani masalah transportasi dengan cepat pas musim puncak perjalanan liburan.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah berkomitmen menjamin fasilitas transportasi dan pelayanan publik berjalan lancar selama masa mudik lewat koordinasi erat antar kementerian, pemerintah daerah, BUMN, swasta, dan pemangku kepentingan lain,” kata sang menteri pada Jumat.

Pemerintah berharap sistem pemantauan ini bantu atasi lonjakan perjalanan yang biasanya terjadi saat Lebaran, saat jutaan warga Indonesia pulang kampung ke berbagai daerah di tanah air.

Kemenhub juga udah siapin kebijakan manajemen mobilitas yang mencakup semua moda transportasi untuk memastikan kesiapan fasilitas dan infrastruktur.

Langkah-langkah ini termasuk pembatasan layanan transportasi tertentu sebelum masa puncak perjalanan buat kurangi antrean panjang dan kemacetan.

Otoritas juga bakal siapkan kapasitas angkutan cadangan buat respons kenaikan permintaan penumpang secara mendadak.

Pemeriksaan operasional, yang biasa disebut ramp check, sedang dilakukan buat pastikan keselamatan dan kesiapan kendaraan, kapal, dan pesawat yang dipakai saat liburan.

Kalau perlu, rekayasa lalu lintas juga bakal diterapkan buat jaga kelancaran arus lalu lintas.

Kemenhub bilang langkah-langkah ini bakal dikoordinasikan dengan polisi, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait lain.

Posko pemantauan udah dibangun di 1.560 simpul dan jaringan transportasi se-Indonesia. Ini termasuk 264 simpul transportasi laut dan 177 terminal bus.

Terminal-terminal itu terdiri dari 115 terminal tipe A dan 62 terminal tipe B, menurut kementerian.

MEMBACA  Tempat Khusus Sangmong Harimau Bali di Pulau Dewata

Otoritas juga udah kerahkan tim pemantau di 248 simpul transportasi feri dan 472 simpul perkeretaapian.

Di sektor penerbangan, pemantauan bakal dilakukan di 257 simpul transportasi udara di seluruh negeri.
Sistem pemantauan juga mencakup jaringan transportasi jalan, termasuk 43 simpul yang berada di enam gerbang tol.

Selain itu, 44 jaringan pemantauan udah dibangun di sepanjang jalan arteri utama yang sering dipakai selama arus mudik.

Para pejabat bilang upaya pemantauan nasional ini bertujuan untuk tingkatkan keselamatan, kurangi kemacetan, dan pastikan koordinasi yang lebih baik antar operator transportasi.

Posko Terpadu Transportasi Idul Fitri 2026 bakal beroperasi dari 13 Maret hingga 30 Maret 2026.

Penerjemah: Harianto, Kenzu
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar