loading…
Mercedes-Benz E-Class dan S-Class. Foto/Mercedes-Benz
JAKARTA – Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional AS (NHTSA) mengumumkan bahwa Mercedes-Benz harus melakukan penarikan kembali untuk model E-Class dan S-Class.
Hal ini dikarenakan sambungan universal (sambungan kardan) pada poros penggerak dapat patah selama penggunaan. Ini bisa menyebabkan kehilangan tenaga mendadak dan menaikan risiko kecelakaan.
Penarikan ini disebabkan spesifikasi komponen yang tidak memenuhi standar. Hal ini mengakibatkan keausan progresif di area sambungan universal, yang berpotensi menimbulkan retakan dan risiko kerusakan. Akibatnya, sambungan antara gearbox dan poros depan menjadi tidak terjaga.
Secara total, pabrikan mobil mewah dari Jerman ini harus menarik lebih dari 24.000 kendaraan (model tahun 2018-2020) karena cacat ini di pasar AS. Termasuk didalamnya dua model E-Class dan S-Class: E 400, E 450, S 450, S 560, dan S 560 Maybach. Kendaraan-kendaraan ini diharapkan akan diperiksa dan poros penggeraknya akan diganti di dealer.
Sebelumnya, pada Maret 2025, Mercedes-Benz juga harus menarik lebih dari 20.000 kendaraan di pasar AS. Penarikan itu disebabkan oleh kebocoran cairan rem di saluran rem depan yang dapat meningkatkan resiko kecelakaan.
(wbs)